• Minggu, 5 Desember 2021

Sinematografer Tewas Tertembak Alec Baldwin, Begini Curhat Getir sang Sutradara 'Rust'

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:16 WIB
Halyna Hutchins, direktur fotografi untuk "Rust", terlihat dalam gambar handout yang tidak bertanggal pada lokasi yang tidak diketahui.  (ANTARA FOTO/Andriy Semenyuk/Handout via REUTERS.)
Halyna Hutchins, direktur fotografi untuk "Rust", terlihat dalam gambar handout yang tidak bertanggal pada lokasi yang tidak diketahui. (ANTARA FOTO/Andriy Semenyuk/Handout via REUTERS.)

INILAHKORAN, Bandung- Sutradara yang tertembak dan terluka dalam insiden syuting yang melibatkan aktor Alec Baldwin di film "Rust" akhirnya angkat bicara. Dia berduka atas kematian sinematografer.

Joel Souza, yang tertembak di bahu ketika Baldwin menembakkan senjata properti berisi peluru, buka suara saat investigasi memasuki hari ketiga, dengan beberapa pertanyaan mengenai bagaimana insiden itu bisa terjadi.

"Saya berduka atas kepergian teman dan kolega, Halyna. Dia orang yang baik, ceria, sangat berbakat, dan selalu membuat saya jadi lebih baik," kta Souza dalam keterangannya, dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Klub Motor BB1%MC Tidak Pernah Kendurkan Gas untuk Hal Satu Ini...

Tembakan itu mengenai dada sinematografer Halyna Hutchins yang meninggal akibat luka tembak dan Souza, yang ada di belakangnya, terluka namun kemudian dipulangkan dari rumah sakit.

Baca Juga: Mau Bikin Racikan Teh Nikmat? Ternyata Ini Empat Rahasianya, Segera Coba!

Souza tidak memberikan detail insiden atau luka yang dialaminya, tapi dia mengatakan dia "bersyukur dan berterimakasih atas semua perhatian yang diterima dari komunitas pembuat film, orang-orang di Santa Fe dan ratusan orang asing yang peduli."

Pada Jumat, hakim Santa Fe menyetujui surat perintah untuk menyita senjata api, pakaian, kamera, kaset video dan amunisi dari Bonanza Creek Ranch di luar Santa Fe, di mana Baldwin sedang syuting film "Rust" yang dibuat dengan anggaran terbatas.

Saat insiden terjadi, Baldwin menerima senjata properti yang diyakini aman, namun ternyata berisi peluru tajam saat ditembakkan. Tidak ada tuntutan yang diajukan dalam kasus tersebut.

Kru yang mengurusi senjata di lokasi syuting diidentifikasi media AS sebagai perempuan 24 tahun yang sebelumnya bicara di seminar mengenai pekerjaan yang dipelajari dari ayahnya, namun baru-baru ini dia bekerja sebagai kepala "armorer" dalam film pertamanya.

Baca Juga: Plis Malu-maluin! Sinetron Indonesia yang Plagiat Squid Game Dihujat Netizen, Tanggapan Netflix Bikin Jleb...

Alec Baldwin menyatakan dirinya terkejut dan sedih atas kematian Hutchins dan dia siap bekerjasama sepenuhnya dengan pihak berwenang.

Menurut sejumlah laporan media dan akun di media sosial, sebagian kru "Rust" sudah meninggalkan pekerjaan dengan alasan kekhawatiran atas keselamatan sebelum insiden penembakan itu terjadi.
Seorang kru kamera dalam akun Facebook pribadi, dikutip dari Deadline.com mengatakan pembayaran selama tiga pekan tersendat, kurangnya keamanan untuk COVID-19, dan keamanan senjata yang buruk.

Rust Movie Productions dalam pernyataan mengatakan mereka sedang menyelidiki insiden itu.

Baca Juga: Jadwal Acara SCTV Minggu 24 Oktober 2021, Love Story hingga Man United vs Liverpool

"Walau kami tidak mendapatkan keluhan resmi terkait keamanan senjata atau properti di lokasi syuting, kami akan mengadakan penyelidikan internal atas prosedur ini selagi produksi dihentikan," kata perusahaan itu.***

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB

Truk Tangki BBM Meledak, 99 Dilaporkan Tewas

Minggu, 7 November 2021 | 08:56 WIB
X