• Minggu, 5 Desember 2021

Buntut Alec Baldwin Tembak Sinematografer Saat Syuting, Muncul Seruan Larang Senpi!

- Senin, 25 Oktober 2021 | 10:32 WIB
Aktor Alec Baldwin. (InilahKoran/Antara Foto)
Aktor Alec Baldwin. (InilahKoran/Antara Foto)

INILAHKORAN, Bandung. Kematian seorang sinematografer yang ditembak dengan pistol properti oleh aktor dan produser Alec Baldwin di lokasi syuting film “Rust” telah memicu seruan pelarangan penggunaan senjata api saat syuting.

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis 21 Oktober 2021 waktu setempat itu, sinematografer Halyna Hutchins meninggal tak lama setelah ia dilarikan ke Rumah Sakit Universitas New Mexico. Sementara sutradara Joel Souza terluka dan menjalani perawatan. Kini Souza sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

Mengutip AFP pada Senin, sebuah petisi diluncurkan di situs web change.org mengenai pelarangan tersebut dan telah mengumpulkan lebih dari 15.000 tanda tangan pada Minggu 24 Oktober 2021.

Baca Juga: 25 Pekerja Tewas Tewas Usai Tempat Penyulingan Minyak Meledak, Banyak Korban di Bawah Umur

“Tidak ada alasan untuk hal seperti ini terjadi di abad ke-21. Ini bukan awal 90-an, ketika Brandon Lee dibunuh dengan cara yang sama. Perubahan perlu terjadi sebelum nyawa berbakat tambahan hilang,” kata teks petisi yang diluncurkan oleh penulis skenario dan sutradara Bandar Albuliwi.

Pada 1993, aktor Brandon Lee yang merupakan putra legenda seni bela diri Bruce Lee terbunuh setelah ditembak oleh pistol yang berisi peluru asli saat dia sedang syuting "The Crow."

Sementara itu, Senator negara bagian California, Dave Cortese, juga mengeluarkan sebuah pernyataan pada Sabtu 23 Oktober 2021 waktu setempat bahwa pihaknya berencana untuk memperkenalkan undang-undang yang melarang penggunaan senjata api untuk set film dan produksi teater di negara bagian.

“Ada kebutuhan mendesak untuk mengatasi pelanggaran kerja yang mengkhawatirkan dan pelanggaran keselamatan yang terjadi di lokasi produksi teater, termasuk kondisi berisiko tinggi yang tidak perlu seperti penggunaan senjata api langsung,” kata Cortese, dikutip dari The Washington Post, Senin 25 Oktober 2021.

Baca Juga: Tembus Rekor Lelang! Sepatu Kets Michael Jordan Terjual Rp21 Miliar...

Ia menambahkan bahwa industri hiburan harus mampu menciptakan situasi produksi film dan televisi yang lebih aman bagi kru.

Lainnya, sutradara Craig Zobel mengatakan pada masa sekarang tidak ada alasan lagi untuk menggunakan senjata api sungguhan dalam set mengingat hal tersebut bisa dilakukan saat pascaproduksi.

“Ada komputer sekarang. Tembakan [pada seri saya] semuanya digital. Anda mungkin bisa tahu, tapi siapa yang peduli? Ini adalah risiko yang tidak perlu,” tulis Zobel yang menyutradarai drama Kate Winslet "Mare of Easttown” di akun Twitternya.

Baca Juga: Hadiah Unik! Kode Redeem FF Baru dan Cara Klaimnya Hari Ini 25 Oktober 2021

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki insiden penembakan itu. Menurut pernyataan tertulis yang telah dilihat oleh AFP, penyelidikan telah difokuskan pada seorang spesialis yang bertanggung jawab atas senjata dan asisten sutradara yang menyerahkan senjata itu kepada Baldwin.

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragis! Rapper Young Dolph Tewas Ditembak di Toko Kue

Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB

CPC Serukan Kader dan Militer Merapat ke Xi Jinping

Jumat, 12 November 2021 | 22:07 WIB

Truk Tangki BBM Meledak, 99 Dilaporkan Tewas

Minggu, 7 November 2021 | 08:56 WIB
X