• Senin, 27 Juni 2022

Di Negara Ini WFH Bukan Lantaran Pandemi Covid-19, Tapi Udaranya Tercemar Parah

- Senin, 15 November 2021 | 23:00 WIB
Seorang warga mendayung perahu ketika bangunan-bangunan yang diselimuti kabut asap terlihat di latar belakang di pinggiran Delhi, India, 15 November 2021. (ANTARA/Reuters)
Seorang warga mendayung perahu ketika bangunan-bangunan yang diselimuti kabut asap terlihat di latar belakang di pinggiran Delhi, India, 15 November 2021. (ANTARA/Reuters)

INILAHKORAN, Bandung-Mahkamah Agung (MA) India pada Senin memerintahkan otoritas untuk menutup perkantoran di New Delhi dan sekitarnya akibat pencemaran udara di wilayah itu sudah mencapai taraf membahayakan.

Penutupan itu memaksa jutaan pegawai untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH).

Perintah tersebut dikeluarkan setelah pemerintah kota New Delhi mengambil tindakan darurat pada Sabtu untuk menutup sekolah dan gedung perkantoran selama empat hari.

Baca Juga: Wow! Juara Dunia UFC Alexander Volkanovski Demo Masak Pakai Bumbu Indomie Goreng

"Kami mengarahkan pusat dan negara-negara bagian di wilayah ibu kota nasional untuk menerapkan WFH sementara waktu," kata Ketua MA NV Ramana yang memimpin majelis hakim menyidangkan petisi dari seorang warga kota.

Mahkamah juga meminta langkah-langkah mendesak untuk mengendalikan kebakaran limbah pertanian di negara bagian Haryana, Punjab dan Uttar Pradesh yang bertetangga dengan New Delhi.

Kebakaran itu disulut oleh ratusan ribu petani yang membersihkan lahan untuk musim tanam baru.

Baca Juga: NASA: Asteroid Raksasa Sebesar Gedung Tertinggi Dunia Sedang Menuju Bumi

"Kami ingin tindakan untuk mengatasi masalah ini," kata Hakim Agung Surya Kant.

Meski MA tidak menetapkan tenggat bagi pemerintah untuk mengambil tindakan, sidang berikutnya akan membahas masalah polusi pada Rabu.

Upaya India untuk mengurangi pembakaran limbah pertanian --sumber polusi udara selama musim dingin-- hanya membuahkan hasil sedikit, kendati telah mengeluarkan miliaran rupee selama empat tahun terakhir.

Baca Juga: Spanyol vs Swedia Berakhir 1-0, Alvaro Morata Antar Tim Matador ke Piala Dunia 2022

Indeks pencemaran udara di Delhi pada Senin berada pada level 343 dari skala 500, sebuah kondisi "sangat buruk" yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan jika terpapar terus menerus.

Ibu kota India itu mengalami kondisi yang parah di pengujung pekan lalu ketika suhu anjlok dan indeks mencapai 499.

MA juga memerintahkan langkah-langkah untuk menghentikan lalu lintas kendaraan yang tidak penting, memangkas polusi industri dan mengurangi debu.

Baca Juga: Dramatis! Serbia Pecundangi Portugal untuk Lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar

Penyumbang kualitas udara buruk di Delhi, yang kerap diperingkat sebagai ibu kota paling tercemar di dunia, di antaranya adalah pabrik-pabrik bertenaga batu bara di pinggir kota dan pembakaran sampah di udara terbuka.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB

Nyetir Lagi Mabuk, Suami Ketua DPR AS Masuk Bui

Senin, 30 Mei 2022 | 22:50 WIB
X