Tak Perlu Khawatir! Begini Penelitian Tentang Virus Omicron, Tak Lebih Mematikan dari Jenis Lain?

abar baik mengenai virus varian baru Omicron. Tidak ada indikasi bahwa varian baru virus corona Omicron lebih mematikan.

Tak Perlu Khawatir! Begini Penelitian Tentang Virus Omicron, Tak Lebih Mematikan dari Jenis Lain?
Tak Perlu Khawatir! Begini Penelitian Tentang Virus Omicron, Tak Lebih Mematikan dari Jenis Lain?

INILAHKORAN, Bandung - Kabar baik mengenai virus varian baru Omicron. Virus yang baru ditemukan di wilayah Afrika Selatan ini tidak terindikasi lebih mematikan dari varian yang lainnya.

"Tidak ada indikasi bahwa varian baru virus corona Omicron lebih mematikan daripada jenis lain." ucap kepala petugas medis Australia Paul Kelly dikutip Inilah Koran dari Straits Times, Kamis, 2 Desember 2021.

Kabar baik selanjutnya, kepala petugas medis itu menyebutkan bahwa gejala Omicron ini tidak mematikan.

Baca Juga: SGM Eksplor dan Alfamart Berikan Bantuan untuk Guru dari Sumatera Hingga Papua

Baca Juga: Sunnah Rasul Berhubungan Intim di Malam Jumat, Benarkah Tuntunannya dari Nabi?

"Lebih dari 300 kasus yang sekarang telah didiagnosis di banyak negara, semuanya sangat ringan, pada kenyataannya tidak memiliki gejala sama sekali." lanjut Kelly.

Australia telah mencatat tujuh kasus varian Omicron dengan dua orang terinfeksi menghabiskan waktu di komunitas.

Enam dari kasus itu terjadi di New South Wales, negara bagian terpadat di negara Australia.

Tidak ada bukti yang menunjukkan bawa vaksin Covid-19 tidak bekerja melawan varian virus terbaru ini.

Baca Juga: Ralf Ragnick Sudah Bisa Mulai Besut MU, Izin Kerja Rampung

"Banyak pelancong yang terinfeksi virus ini, padahal mereka sudah melakukan vaksinasi dua kali."

Organisasi kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) juga resmi memasukkan Omicron menjadi "variant of concern" atau VOC (varian yang mengkhawatirkan).

Omicron dilaporkan memiliki banyak strain atau mutasi dibandingkan varian Alpha, Beta dan Delta dan dianggap sangat menular.***(Hafshah Nurhabibah)


Editor : inilahkoran