• Selasa, 5 Juli 2022

Ramadhan di Madinah, Pertokoan Tutup Saat Sholat Wajib dan Buka Hingga Subuh

- Senin, 4 April 2022 | 11:13 WIB
Ketua MUI Asrorun Ni'am yang berpuasa Ramadhan di Madinah menyebutkan para pedagang atau toko baru buka sebelum Zuhur hingga subuh dan mereka akan tutup saat Sholat wajib. (Antara)
Ketua MUI Asrorun Ni'am yang berpuasa Ramadhan di Madinah menyebutkan para pedagang atau toko baru buka sebelum Zuhur hingga subuh dan mereka akan tutup saat Sholat wajib. (Antara)

 

INILAHKORAN, Madinah –  Ketua MUI Asrorun Ni'am Sholeh melaksanakan ibadah puasa Ramadhan di Madinah.  Dia mengaku selama Ramadhan semua toko atau pedagang di Madinah tutup, dan baru buka sebelum Zuhur.   

Asrorun Ni’am mengatakan para pedagang di Madinah akan kembali melakukan aktivitas usahanya setelah Zuhur, dan kembali tutup hingga pukul dua pagi. Begitu kebiasaan para pedagang di Madinah selama Ramadhan.   

"Dari salah satu pedagang pakaian di kawasan Taiba Suites (Madinah), diperoleh informasi kalau ia baru buka tiga hari yang lalu. Selama dua hari puasa (Ramadhan), mereka menutup dagangannya pada pagi hingga sebelum dhuhur, baru setelahnya mereka berjualan, hingga pukul dua pagi," kata Asrorun melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin 4 April 2022 sebagaimana dikutip dari Antara.

Baca Juga: Booking Berkah Ramadhan, IZI Jabar Bagikan Paket Sembako ke Mustahik di KBB

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini, pertokoan belum pulih sepenuhnya karena masih banyak yang tutup. Hanya beberapa yang buka bahkan sebagian baru mulai memajang barang dagangannya.

Setiap Shalat Rawatib, seluruh toko tutup, untuk ikut berjamaah. Kabar baiknya, bagi yang suka berbelanja, saat Sholat Tarawih, toko-toko diperkenankan buka.

Dia mengatakan, bagi jamaah yang berkenan mengikuti pengajian dapat bergabung dengan majelis taklim yang dilaksanakan antara Ashar dan Maghrib di dalam Masjid Nabawi. Ada kyai yang menyampaikan materi pengajaran keagamaan dalam bahasa Arab.

Baca Juga: Amalan Ramadhan Itikaf di 10 Malam Terakhir, Buya Yahya: Jangan Diisi dengan Tidur!

Bagi yang tidak mau ikut majelis taklim, untuk menunggu Maghrib, jamaah bisa mengaji Al-Quran, atau ziarah ke makam Rasulullah SAW, ziarah ke makam Baqi, atau sekedar jalan menunggu Maghrib seperti menyaksikan ditutupnya payung raksasa usai Ashar jelang matahari tergelincir.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB
X