Indonesia Kecam Keras Penembakan Jurnalis Al Jazeera di Palestina

- Kamis, 12 Mei 2022 | 22:40 WIB
Warga Palestina membawa jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh, yang tewas dalam serangan Israel, di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 11 Mei 2022 (antarafoto)
Warga Palestina membawa jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh, yang tewas dalam serangan Israel, di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 11 Mei 2022 (antarafoto)

INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Indonesia mengecam penembakan jurnalis Al Jazeera asal Palestina Shireen Abu Akleh, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam pengarahan pers di Jakarta, Kamis 12 Mei 2022.

“Indonesia mengecam keras pembunuhan terhadap koresponden Al Jazeera Shireen Abu Akleh di wilayah Tepi Barat yang diokupasi,” ujarnya.

Kemlu RI mendesak adanya investigasi yang dilakukan terkait penembakan tersebut, kata dia.

Baca Juga: Yoo Jae Suk Donasikan Uang Rp566 Juta untuk Membantu Wanita dan Anak-anak yang Membutuhkan

Faizasyah kembali menegaskan pentingnya untuk segera menemukan solusi terkait pendudukan Israel di wilayah Palestina.

“Karena kita mengetahui bahwa aktivitas jurnalis dilakukan di daerah Tepi Barat yang masih berada di bawah okupasi Israel,” tambahnya.

Jurnalis perempuan Al Jazeera itu dikabarkan tewas oleh tembakan tentara Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Rabu (11/5/2022).

Baca Juga: Penyidikan Kasus Pembunuhan Wiwin Setiani Padalarang Dihentikan, Seharusnya Pelaku Dijerat Hukuman Segini

Seorang pejabat Palestina kepada Reuters mengatakan bahwa Shireen Abu Akleh telah “dibunuh” oleh pasukan Israel saat tengah meliput penggerebekan di kawasan Jenin di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Detik-detik Joe Biden Terjatuh dari Sepedanya

Minggu, 19 Juni 2022 | 11:50 WIB
X