Publik AS Digegerkan dengan Penemuan 46 Mayat di Dalam Truk Trailer

Publik Amerika Serikat digegerkan dengan penemuan 46 mayat yang terdiri dari wanita dan pria di dalam kendaraan jenis truk trailer.

Publik AS Digegerkan dengan Penemuan 46 Mayat di Dalam Truk Trailer
Ilustrasi truk trailer; 46 mayat ditemukan di dalam truk trailer.

INILAHKORAN, Bandung - Publik Amerika Serikat digegerkan dengan penemuan 46 mayat yang terdiri dari wanita dan pria di dalam kendaraan jenis truk trailer.

Penemuan 46 mayat tersebut terjadi di Barat Daya San Antonio, Texas pada 27 Juni 2022 waktu setempat.

Tak hanya itu, belasan orang lainnya yang masih hidup kini dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Gagal Menyalip Truk, Pemotor di Bekasi Tewas Terjatuh

Diduga, orang-orang yang berada di dalam truk trailer tersebut merupakan migran yang tidak berdokumen atau ilegal.

Dikutip dari People, truk trailer tersebut sesak karena banyak orang di dalamnya. Namun, pihak AS belum menghitung pasti jumlah orang yang berad di truk tersebut.

Departemen Pemadam Kebakaran San Antonio menyampaikan akan mengusut kasus tersebut dengan penyelidikan yang dipimpin oleh Investigasi Keamanan Dalam Negeri AS.

Baca Juga: Transfer Paulo Dybala ke Inter Milan 'Mentah Lagi', Begini Kata Giuseppe Marotta

Sementara itu, diprakirakan sekitar 19 ribu migran akan melewati kota bulan ini karena pemerintah federal akan memberikan penggantian sebesar $10,8 juta melalui Program Makanan dan Tempat Tinggal Darurat untuk kamar hotel, makanan, dan pusat pemrosesan yang direncanakan.

"Kami telah melihat jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya datang melalui San Antonio," kata Asisten Manajer Kota Lori Houston.

Tragedi tersebut adalah salah satu yang paling mematikan dalam sejarah baru-baru ini yang melibatkan para migran.

Baca Juga: Daftar 12 Outlet Holywings yang Dicabut Izin Usahanya oleh Pemprov DKI Jakarta

Pada 2019, insiden penyeberangan jalan fatal serupa di Inggris mengakibatkan kematian 39 migran Vietnam, menurut Sky News . Para korban ditemukan di truk yang sama, sekarat karena lemas dan kekurangan oksigen.***

 


Editor : inilahkoran