• Jumat, 24 September 2021

Dirut BPJS Kesehatan Masuk Jajaran CEO Terbaik Versi Iconomics

- Selasa, 27 Juli 2021 | 20:45 WIB
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti. (antara)
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti. (antara)

INILAH, Jakarta - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti masuk dalam daftar Indonesia Best CEO Awards 2021 sebagai salah satu pemimpin yang dinilai berhasil membawa perusahaan tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh Duta BPJS Kesehatan agar terus mengedepankan integritas, profesional, pelayanan prima, dan efisiensi operasional dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS yang berkualitas. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, kami upayakan tetap memberikan pelayanan terbaik pada peserta dan stakeholders JKN-KIS,” kata Ali Ghufron Mukti melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ghufron berhasil menyandang Employees Choice in Health Social Insurance Category dalam penghargaan yang diselenggarakan oleh Iconomics.

Ia mengatakan BPJS Kesehatan berupaya semaksimal mungkin membantu pemerintah dalam melakukan penanganan terhadap kasus Covid-19.

Sejumlah dukungan BPJS Kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19 di antaranya menjalankan tugas khusus dalam hal pencatatan, verifikasi penagihan dan pelaporan klaim Covid-19 seluruh masyarakat Indonesia, baik yang sudah menjadi peserta JKN-KIS ataupun belum menjadi peserta JKN-KIS. Klaim tersebut akan dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan kepada fasilitas kesehatan.

Di samping itu, kata Ghufron, BPJS Kesehatan juga mengembangkan screening Covid-19 harian peserta JKN-KIS melalui aplikasi Mobile JKN. Data screening ini digunakan sebagai sumber data peserta JKN-KIS yang memiliki kondisi komorbid dan disampaikan ke Pemerintah.

BPJS Kesehatan juga memberikan informasi pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang meliputi registrasi, screening hingga dokumentasi pelaporan melalui aplikasi P-Care Vaksinasi dan menyampaikan dashboard kepada seluruh pemerintah daerah dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait program JKN dan pembayaran klaim Covid-19.

“Kami juga berupaya mempermudah urusan peserta JKN-KIS dengan mengalihkan layanan konvensional di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota ke layanan digital (Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan Chat Assistant JKN/Chika)," katanya.

Menurut Ghufron pengalihan layanan ini justru kian memudahkan masyarakat sebab tidak perlu hadir ke kantor layanan, cukup lewat smartphone saja. "Urusan administrasi JKN-KIS bisa diselesaikan tanpa perlu keluar rumah,” katanya.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Kolaborasi BI Jabar Sokong UMKM

Jumat, 24 September 2021 | 13:44 WIB

Foto: Peluncuran All New Honda BR V

Kamis, 23 September 2021 | 17:44 WIB

Foto: Puncak Karya Kreatif Indonesia Jawa Barat

Kamis, 23 September 2021 | 17:35 WIB

Rumah Zakat Tebar Gerobak untuk Pelaku UMKM Terdampak

Rabu, 22 September 2021 | 14:17 WIB

BI Jabar Pacu Produktivitas Padi Organik

Selasa, 21 September 2021 | 15:41 WIB
X