• Jumat, 24 September 2021

Bersama Petani, 3 Pebisnis Indonesia Ini Jadi Primadona Mancanegara

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 14:10 WIB
Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Dari petani untuk petani, begitulah cerita bagaimana 3 pebisnis muda Tanah Air memberdayakan masyarakat dan mengharumkan nama besar Indonesia di pasar internasional.

Mengolah hasil pertanian, ketiganya mampu menaklukan dan berbisnis di kancah global, siap memberikan inspirasi bagi pelaku usaha dalam negeri lainnya yang ingin melebarkan sayapnya di luar negeri.

Sosok tersebut adalah Trisila Juwantara selaku Founder Yuasafood, pioneer budidaya tanaman Carica, pengolahan carica, wisata alam, wisata edukasi serta kewirausahaan yang sukses membuka banyak peluang pekerjaan dan mencetak ratusan wirausaha baru di Wonosobo.

Trisila memiliki visi untuk menciptakan produk makanan berbahan baku lokal dengan standar kualitas dan pemasaran global. Pihaknya, telah melakukan eskpor ke Thailand, Malaysia, Singapura pada tahun 2016 hingga 2019 masing-masing sebanyak 1 container yang terdiri dari 8 ton bahan jadi dalam bentuk frozen dan kemasan.

Tak mau sukses sendiri, Trisila membentuk kluster kluster usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) untuk mengolah carica. Dia menggandeng Dinas Koperasi setempat dan kelompok pemuda desa di Dieng. UMKM inilah yang kemudian menyerap pasokan carica yang berlebih dari petani.

“Multiplier effect ini kami coba lakukan sehingga buah carica bisa menjadi icon, tidak hanya bagi Wonosobo tetapi Jawa Tengah dan Nasional,” tuturnya saat Festival Ide Bisnis by Xpora BNI, Rabu.

Kisah Kadek Surya Prasetya Wiguna selaku pemilik Cau Chocolates Bali juga tak kalah menarik.

Kadek, memiliki cita-cita mulia untuk melihat petani Bali yang selama ini relatif masuk golongan masyarakat miskin, menjadi memiliki harapan yang lebih baik untuk penghidupan mereka melalui pertanian kakao fermentasi organik.

Kini, Cau Chocolates bekerjasama dengan ratusan petani kakao di seluruh Bali, untuk menghasilkan biji kakao organik berkualitas tinggi melalui proses fermentasi.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

Kolaborasi BI Jabar Sokong UMKM

Jumat, 24 September 2021 | 13:44 WIB

Foto: Peluncuran All New Honda BR V

Kamis, 23 September 2021 | 17:44 WIB

Foto: Puncak Karya Kreatif Indonesia Jawa Barat

Kamis, 23 September 2021 | 17:35 WIB

Rumah Zakat Tebar Gerobak untuk Pelaku UMKM Terdampak

Rabu, 22 September 2021 | 14:17 WIB

BI Jabar Pacu Produktivitas Padi Organik

Selasa, 21 September 2021 | 15:41 WIB
X