• Senin, 27 September 2021

Tetep Optimistis Ekonomi Bangkit dan Pulih Berkat Pengaruh UMKM

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:40 WIB

INILAH, Jakarta- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki optimis perekonomian akan bangkit dan pulih dengan melihat semangat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tahun 2021.

“Riset Mandiri Institute di tahun 2021 menunjukkan pada kuartal II kondisi UMKM nasional sudah mengalami perbaikan yang signifikan,” ujar dia dalam webinar, Jakarta, Kamis. (5/8)

Dalam riset tersebut, dinyatakan sebanyak 85 persen responden UMKM menjawab bahwa kondisi usaha sudah kembali berjalan normal pada awal kuartal II tahun 2021. Tercatat, terdapat 22 persen UMKM yang sebelumnya berhenti beroperasi kembali beroperasi secara normal pada tahun ini.

Sedangkan, UMKM yang usahanya terhenti disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti modal terbatas sebesar 45 persen, prospek usaha yang kurang baik sebesar 23 persen, terbatasnya akses bahan baku sebesar 14 persen, serta beralih menjadi pekerja sebesar 9 persen.

Terkait hal ini, Teten menyampaikan pemerintah telah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) guna membantu pelaku koperasi dan UMKM dapat bertahan di tengah pandemi COVID-19.

Di antaranya, melalui program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), program ini ditargetkan untuk 12,8 juta usaha mikro dengan nilai mencapat 15,3 triliun.

Selain itu, ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah disalurkan kepada 3,9 juta UMKM dengan nilai 146 triliun atau 57,58 persen dari target sebesar 253,64 triliun.
Dia menyatakan terdapat sebuah survei pada bulan Mei 2021 yang memaparkan bahwa program BPUM telah tepat sasaran dan tepat manfaat. Dalam hasil survei itu, disebutkan 99,4 persen penerima BPUM adalah usaha mikro dengan omset tahunan di bawah 300 juta.

Selanjutnya, lanjut Teten, 98,9 persen bantuan dimanfaatkan untuk keperluan usaha dengan rata-rata sebesar 1,7 juta, dan hal itu dianggap menjadi bukti bahwa bantuan yang diterima menaikkan omset sebesar 41,1 persen.

Teten menilai digitalisasi memegang peranan peranan penting dalam percepatan pemulihan ekonomi dan mendorong UMKM Indonesia semakin kuat dan berdaya. Survei dari World Bank pada tahun 2021 menyebutkan 80 persen yang terhubung dalam ekosistem digital, memiliki daya tahan lebih baik.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Uang Kripto Bangkit Kembali dari Tindakan Keras China

Senin, 27 September 2021 | 08:36 WIB

Kolaborasi BI Jabar Sokong UMKM

Jumat, 24 September 2021 | 13:44 WIB

Foto: Peluncuran All New Honda BR V

Kamis, 23 September 2021 | 17:44 WIB

Foto: Puncak Karya Kreatif Indonesia Jawa Barat

Kamis, 23 September 2021 | 17:35 WIB

Rumah Zakat Tebar Gerobak untuk Pelaku UMKM Terdampak

Rabu, 22 September 2021 | 14:17 WIB
X