• Senin, 24 Januari 2022

Holding Jasa Survei Perbesar Skala Bisnis dan Ekspansi Pasar Global 

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 17:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung - Kementerian BUMN meyakini pembentukan Holding Jasa Survei bakal mampu meningkatkan skala bisnis dan ekpansi pasar jasa survei di Asia Pasifik. Bahkan, holding yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia berpeluang untuk menjadi market leader di tingkat Asia. 

Hal ini sesuai dengan rencana strategis yang ditekankan Menteri BUMN Erick Thohir. Dia menilai, holding BUMN dinilai menciptakan nilai tambah efisiensi, penguatan supply chain, hingga inovasi bisnis model. Diharapkan keberadaan holding membuat BUMN tetap kompetitif saat dan paska pandemi Covid-19.

Sesuai arahan Kementerian BUMN, ketiga BUMN itu diamanahi beberapa hal sesuai dengan kompetensinya. Untuk PT Sucofindo akan diminta sebagai leader untuk jasa testing, inspection and certification (TIC) di sektor pertambangan. Sedangkan, untuk PT Suveryor Indonesia akan mendukung pemerintah dalam program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) melalui penerapan capaian tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk menjadi lokomotif pertumbuhan industri dan ekonomi Nasional. 

Khusus untuk BKI, BUMN itu berperan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan implementasi layanan green ecosystem industry.  

Direktur Utama PT Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan, pihaknya siap mendukung industri pertambangan di Indonesia untuk dapat meningkatkan daya saingnya, melalui jasa TIC sesuai standar nasional dan internasional. 

“Kami pun berharap hal ini mampu membantu pemerintah untuk meminimalisir praktik illegal mining di Indonesia. Industri pertambangan di Indonesia, harus dapat juga meningkatkan kontribusi nilai ekonomi kepada Negara juga meningkatkan nilai ekonomi dan sosial untuk masyarakat,” ujar Mas Wigrantoro, Jumat (20/8/2021).

Sedangkan, Direktur PT Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono mengatakan, dengan verifikasi pencapaian TKDN yang dilakukan itu diharapkan dapat mendongkrak penggunaan produksi dalam negeri dalam meningkatkan nilai ekonomi.

Sementara, Direktur Utama PT BKI Rudiyanto selaku Ketua Organizing Committee Holding BUMN Jasa Survei mengatakan selain layanan untuk klasifikasi dan statutori, BKI juga mendorong layanan green ecosystem industry yang ditawarkan meliputi jasa pengujian, inspeksi, sertifikasi dan konsultansi aspek lingkungan, green industry, green and smart building, konsultansi aspek lingkungan, green port, audit  dan manajemen Energi, smart city, smart and green transportation, yang tentunya akan diberikan kepada pelanggan dengan kolaborasi sumber daya antar ketiga BUMN Jasa Survei.
 
Rudiyanto menambahkan, Holding Jasa Survei yang terbentuk nantinya akan melakukan pengaturan untuk sumber daya bersama sehingga dicapai efisiensi dan pelayanan pelanggan yang lebih baik, selain itu fokus dalam melakukan pengembangan jasa baru dan perluasan pasar. 

“Diharapkan perusahaan Holding Jasa Survei akan dapat memberikan kontribusi terhadap negara yang lebih besar dan menjadi 5 besar di Asia Pasifik,” ucapnya. (*)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

X