• Selasa, 26 Oktober 2021

Inilah Lompatan-lompatan Basuki Tjahaja Purnama dalam Restrukturisasi Pertamina

- Jumat, 10 September 2021 | 21:01 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok lakukan lompatan-lompatan dalam restrukturisasi Pertamina.  (ANTARA/Bayu Prasetyo/am)
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok lakukan lompatan-lompatan dalam restrukturisasi Pertamina. (ANTARA/Bayu Prasetyo/am)

INILAHKORAN, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok menyampaikan optimismenya dalam restrukturisasi Pertamina.

Ahok menyampaikan, dewan komisaris telah berhasil meyakinkan kerja sama dengan baik dengan direksi. Jadi, restrukturisasi Pertamini tersebut termasuk transformasi SDM baik di holding maupun subholding.

“Sekarang sudah ada procurement secara digitalisasi kita kontrol dengan baik, kita juga sudah ada tanda tangan disposisi digital jadi kita bisa bebas bekerja di mana-mana dan Pertamina sangat baik," ujar Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Jumat, 10 September 2021.

Baca Juga: Pertamina Lebih Hebat dari Tesla, Tapi Masih di Bawah Petronas

Menurut Ahok, pengelolaan SDM di Pertamina juga semakin baik, dan dirinya mendukung terus transformasi organisasi dan pengelolaan SDM.

"Pengelolaan SDM juga semakin membaik. Kami mendukung terus transformasi organisasi dan pengelolaan SDM, termasuk dengan memastikan adanya sistem penilaian dan pemberian remunerasi Pekerja yang adil dengan berbasis kinerja (performance based). Saya bilang Pertamina paling top,” katanya.

Selain dukungan performa Manajemen dan SDM yang berkualitas, Pertamina juga terus mengembangkan bisnis proses yang terdigitalisasi, antara lain melalui Pertamina Integrated Command Center, digital signature, digitalisasi SPBU, dan aplikasi MyPertamina.

Baca Juga: Wasekjen MUI : Masih ada mafia mau dihajar Ahok?

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir ingin Pertamina mampu mencapai target menjadi korporasi dengan nilai pasar 100 miliar dolar AS setelah pembentukan enam subholding BUMN migas tersebut.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapkah Anda untuk Ekonomi Perubahan Iklim?

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:20 WIB

Solar Langka, DPR: Pertamina jangan Hanya Kejar Untung

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:02 WIB

BPKD: Realisasi Pajak PBB-P2 Mencapai 58,44 Persen

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Prioritaskan Investasi Rebana dan Jabar Selatan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:55 WIB

BJB Raih The Best Financial Performance Bank TFA 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:13 WIB

DAMRI buka layanan rute baru Yogyakarta-Jakarta

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:00 WIB
X