• Kamis, 9 Desember 2021

Tingkat Okupansi Hotel Naik, RedDoorz Optimistis Tren Pariwisata Meningkat

- Senin, 20 September 2021 | 15:03 WIB

INILAHKORAN, Bandung - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) perlahan semakin longgar karena penurunan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Pelonggaran itu berdampak pada sektor pariwisata di mana pemerintah mulai melakukan uji coba pembukaan 20 destinasi pariwisata di Pulau Jawa secara terbatas.

Head of Marketing RedDoorz Indonesia Irfan Badruzaman mengatakan, dorongan keinginan masyarakat untuk melepas penat dengan berlibur sudah ada sebelum kelonggaran dan uji coba pembukaan destinasi pariwisata diberlakukan. Kedua hal tersebut semakin menumbuhkan keinginan masyarakat untuk kembali berlibur ke berbagai daerah.

Menurutnya, hal itu juga diperkuat dengan pencapaian RedDoorz pada program Hari Belanja Hotel Nasional (Harbholnas) 9.9 yang diadakan pada 7-9 September lalu. Program Harbholnas 9.9 diakuinya meningkatkan okupansi RedDoorz di beberapa kota di Indonesia seperti di Belitung sebanyak 150 persen, Lombok 73,68 persen, Padang 18,33 persen, Surabaya 7,86 persen, Semarang 12,23 persen, dan Yogyakarta 10,24 persen.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Pariwisata Bangkit 2022 jika Vaksin Selesai 2021

“Kenaikan okupansi dan minat travelling ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap RedDoorz sebagai #SahabatTravelling. Yang terpenting, ini juga menunjukkan perkembangan baik bagi tren pariwisata Indonesia ke depan,” kata Irfan, Senin 20 Sptember 2021.

Bercermin dari hal itu, pihaknya terus berkomitmen untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan dalam menginap. RedDoorz meyakini industri pariwisata perlahan pulih. Harapannya, peningkatan okupansi perhotelan dapat mendorong perindustrian pariwisata di Indonesia.

Dia menuturkan, RedDoorz menjamin kebersihan dan keamanan akomodasi dengan menjalankan hygienepass, program sertifikasi yang diinisiasi RedDoorz dan mitra propertinya serta bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Baca Juga: Prediksi Pariwisata Bangkit 2022, Ridwan Kamil Ngabret Kejar Target Vaksinasi

Sertifikasi hygienepass terbuka untuk seluruh pemilik bisnis hotel di Indonesia, terlepas dari asosiasi merek apapun guna menetapkan standar kebersihan di seluruh industri perhotelan dan menekan angka penyebaran Covid-19 di klaster hotel.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Amankan Aset di Jalan Jawa Kota Bandung

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:16 WIB

Apindo Jabar Dukung Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:11 WIB

Masih Mahal, Kendaraan Listrik Tagih Insentif

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:09 WIB
X