• Selasa, 26 Oktober 2021

Inovasi Digital Marketing ala UMKM Mitra Binaan Telkom di Garut

- Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
UMKM Viera Sutra Alam di Garut tetap berinovasi saat pandemi. (istimewa)
UMKM Viera Sutra Alam di Garut tetap berinovasi saat pandemi. (istimewa)

INLAHKORAN, Bandung - Pandemi berdampak pada keberlangsungan UMKM. Perilaku adaptif dan inovatif dibutuhkan untuk menyelamatkan bisnis di tengah gelombang ketidakpastian.

Selama dua tahun berlangsung pandemi Covid-19 ini tak sedikit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gulung tikar. Kalau pun tidak, para pelaku UMKM merumahkan sebagian bahkan seluruh karyawan. Mereka yang berguguran terpaksa melakukan hal itu karena ongkos produksi jauh timpang dengan hasil yang didapatkan. Ibaratnya, besar pasak daripada tiang.

Menyadari hal tersebut, UMKM Viera Sutra Alam tak tinggal diam. Untuk tidak tergerus keadaan, UMKM yang berada di Kabupaten Garut itu melakukan tindakan adaptif. Adaptasi yang dilakukan mereka memanfaatkan masa sulit ini untuk lebih mengembangkan pemasaran. Inovasi menjadi jawabannya.

Baca Juga: Akselerasi Transformasi Digital, Telkom Gandeng Microsoft 

Viera Sutra Alam merupakan UMKM yang bergerak di bidang tenun sutra dengna alat tenun bukan mesin (ATBM). Sejak Januari 2012, rumah produksi usaha ini berada di Jalan Oto Iskandardinata No 12 Garut.

“Awal pandemi lalu, kami sempat merumahkan karyawan. Hal itu terpaksa dilakukan karena penjualan via galeri atau tokonya hampir nol. Sebelum pandemi, bus-bus wisata menurunkan puluhan wisatawan di galeri,” kata owner Viera Sutra Alam Ruda Pratama, belum lama ini.

Guna mempertahankan kondisi usahanya, dia berinovasi dengan mengubah sistem penjualan dengan mengolaborasikan sistem penjualan offline di galerinya dengan sistem penjualan online memanfaatkan media sosial dan marketplace. Produk unggulan Viera yakni sutra bulu dan batik sutra khas Garut. Produk fesyen itu dibanderol mulai dari Rp80 ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Covid-19, Telkom Alokasikan Dana Rp420 Juta

“Saat ini, cara yang efektif memang promosi secara gencar di online. Mulai dari promosi dan penjualan harus sudah online. Itu sudah tak bisa dihindari,” ujarnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapkah Anda untuk Ekonomi Perubahan Iklim?

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:20 WIB

Solar Langka, DPR: Pertamina jangan Hanya Kejar Untung

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:02 WIB

BPKD: Realisasi Pajak PBB-P2 Mencapai 58,44 Persen

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Prioritaskan Investasi Rebana dan Jabar Selatan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:55 WIB

BJB Raih The Best Financial Performance Bank TFA 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:13 WIB

DAMRI buka layanan rute baru Yogyakarta-Jakarta

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:00 WIB
X