• Minggu, 24 Oktober 2021

Uang Kripto Bangkit Kembali dari Tindakan Keras China

- Senin, 27 September 2021 | 08:36 WIB
Platform global Binance.com, representasi dari mata uang kripto Binance terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada 6 Agustus 2021. (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/Foto Dokumen)
Platform global Binance.com, representasi dari mata uang kripto Binance terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada 6 Agustus 2021. (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/Foto Dokumen)

INILAHKORAN, Bandung-Mata uang kripto diperdagangkan menguat pada Senin pagi, bangkit kembali dari aksi penjualan yang didorong oleh tindakan keras intensif terhadap kelas aset tersebut di China, karena para spekulan melakukan pembelian saat nilainya jatuh.

Bitcoin naik sekitar satu persen di perdagangan Asia pada 43.719 dolar AS, setelah jatuh tepat di bawah 41.000 dolar AS menyusul pengumuman larangan total pada penambangan dan transaksi uang kripto di China pada Jumat (24/9/2021) - salah satu tindakan keras yang paling luas.

Baca Juga: Platform Aset Kripto di Indonesia, Tokocrypto, Umumkan Pencapaian Selama Tiga Tahun

Mata uang digital saingan Bitcoin, Ether terangkat sekitar dua persen menjadi diperdagangkan pada 3.136 dolar AS dan telah berhasil menutup kerugiannya pada akhir pekan lalu.

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPKD: Realisasi Pajak PBB-P2 Mencapai 58,44 Persen

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Prioritaskan Investasi Rebana dan Jabar Selatan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:55 WIB

BJB Raih The Best Financial Performance Bank TFA 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:13 WIB

DAMRI buka layanan rute baru Yogyakarta-Jakarta

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:00 WIB

BEI Bidik Investor Milenial

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:49 WIB

Inilah Peluang Bisnis Menarik Selama Pandemi Covid-19

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:30 WIB
X