• Kamis, 26 Mei 2022

Ramai-ramai Pacu Industri Operasi 100 Persen

- Rabu, 29 September 2021 | 16:00 WIB
 (net)
(net)

INILAHKORAN, Bandung - Dunia usaha kini mendambakan bisa beroperasi seratus persen. Kapasitas produksi dengan sumber daya penuh diyakini mampu memacu kinerja ekspor dan penyerapan tenaga kerja.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustri (Kemenperin) Muhammad Khayam mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah untuk memantau sejumlah sektor industri yang berkategori esensial.

Perusahaan yang ditinjau tersebut yakni PT Globalindo Intimates (GI) di Kabupaten Klaten selaku industri garmen dan PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) di Salatiga mewakili industri alas kaki.

“Pada saat itu, kami berdialog dengan pimpinan perusahaan tentang manfaat dan kendala implementasi kebijakan operasional industri 100 persen,” kata Khayam dikutip Antara, Selasa 28 September 2021.

Baca Juga: Kemenkop UKM Bersama Pihak Swasta Permudah Pelaku UMKM Daftar NIB, Target 30 Juta UMKM

Menurutnya, kedua perusahaan mengakui kebijakan operasional industri 100 persen sangat tepat dan bermanfaat karena mereka sedang memacu produktivitas untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor, khususnya wilayah Eropa dan Amerika.

“Saat ini PT GI dan PT SCI sedang mendapatkan limpahan order dari Vietnam dan negara kawasan lainnya yang sedang lockdown akibat pandemi Covid-19 gelombang kedua,” ujarnya.

Dia menurutkan, adanya limpahan order tersebut menyebabkan PT GI dan PT SCI akan berproduksi full capacity hingga 2023. Ujungnya, kedua perusahaan akan menambah jumlah tenaga kerjanya. Jumlah tenaga kerja PT GI saat ini sebanyak 3.800 orang dan akan ditambah menjadi lebih dari 6.000 orang. Sedangkan, PT SCI akan menambah tenaga kerja menjadi 9.000 orang dari jumlah existing 5.400 orang.

Baca Juga: Optimasi Layanan Gas Bumi Sektor Industri, PGN Penuhi Kebutuhan Gas FajarPaper di Bekasi

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X