• Selasa, 17 Mei 2022

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, BEI Resmikan GI ke-38 di Jabar

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:24 WIB
 (istimewa)
(istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Bursa Efek Indonesia (BEI) kini membidik peningkatan jumlah investor domestik. Untuk itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jabar Reza Sadat Shahmeini mengatakan pihaknya terus memperluas sebaran Galeri Investasi (GI) di berbagai daerah.

“Kemajuan teknologi dan informasi turut berperan besar terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Dengan adanya kemajuan teknologi dan informasi, peningkatan kesadaran, literasi dan inklusi terkait pasar modal kepada masyarakat Indonesia menjadi lebih mudah, lebih murah serta lebih transparan dan kredibel,” kata Reza, belum lama ini.

Menurutnya, keterbatasan mobilitas yang disebabkan pandemi juga membuat perdagangan jarak jauh berbasis online menjadi pilihan utama masyarakat dunia saat ini. Online trading yang telah lebih dahulu diterapkan di pasar modal Indonesia kini menjadi relatif sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan penerapan pada era new normal.

Baca Juga: Hingga Akhir 2021, BEI Berikan Stimulus bagi Emiten dan Calon Perusahaan Tercatat

Dia menyebutkan, pada Jumat 1 Oktober 2021 lalu pihaknya meresmikan GI BEI di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Miftahul Huda, Kabupaten Subang. Gerai tersebut merupakan lokasi ke-38 di Jabar sekaligus sebagai GI BEI ke-477 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Secara umum, saat ini jumlah GI BEI di seluruh Indonesia berjumlah 538 entitas yang berada di perguruan tinggi, intansi, dan perusahaan tercatat. Jumlah tersebut diakuinya terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Sebelumnya, PT BEI meluncurkan GI Digital dan GI Edukasi pada 12 Maret lalu.

Reza menambahkan, keberadaan GI BEI STIE Miftahul Huda itu bisa dimanfaatkan para civitas akademika. Pihaknya akan melakukan banyak aktivitas sosialisasi serta edukasi yang bermanfaat bagi cakon investor. Termasuk, menngaktifkan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) yang nantinya dapat menciptakan iklim kegiatan belajar mengajar pasar modal yang dinamis.

Baca Juga: BEI Sediakan Layanan Data Pasar Modal untuk Masyarakat

“Pertumbuhan investor dalam negeri yang sangat signifikan di sepanjang tahun lalu juga perlu diimbangi dengan masifnya sosialisasi dan edukasi kepada para investor pemula maupun calon investor. Sebagai produk investasi, pasar modal juga memiliki risiko bagi setiap investor. Di sinilah pentingnya pembekalan ilmu bagi para investor, agar para investor dapat mengelola risiko ketika berinvestasi di pasar modal Indonesia,” jelasnya seraya mengharapkan adanya peningkatan jumlah investor domestik.***(*)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X