• Sabtu, 27 November 2021

Ternyata Gara-gara Ini, Rupiah Melemah Lagi Selasa 12 Oktober 2021 Hari Ini

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:31 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah, dibayangi sentimen tapering bank sentral Amerika Serikat, (Antara Foto)
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah, dibayangi sentimen tapering bank sentral Amerika Serikat, (Antara Foto)

INILAHKORAN, Bandung- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta hari ini melemah dibayangi sentimen tapering bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed), meski laporan tenaga kerja AS jauh di bawah perkiraaan.

Rupiah pagi ini bergerak melemah 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.213 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

Baca Juga: Kembangkan Kawasan Industri Patimban, Erick Thohir Gandeng Apindo Jabar

"Dolar AS menguat atas isu The Fed masih harus melaksanakan tapering stimulus di akhir tahun 2021 ini," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2021.

Kementerian Tenaga Kerja AS melaporkan data penggajian nonpertanian atau Non Farm Payrolls (NFP) naik sebanyak 194.000 pekerjaan pada periode September, jauh di bawah estimasi sebanyak 500.000 pekerjaan.

Baca Juga: Waskita Lepas Seluruh Kepemilikan Sahamnya di Tol Cibitung-Cilincing

Meski demikian, pelaku pasar berekspektasi The Fed akan tetap mulai melakukan tapering pada November mendatang.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Senin (11/10) kemarin mencapai 620 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,23 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 65 kasus sehingga totalnya mencapai 142.716 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 2.444 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,06 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 22.541 kasus.

Baca Juga: Banyak Masyarakat Terjerat Bunga Pinjol, Presiden Jokowi Ikutan Jengah, Begini Instruksinya ke OJK

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 100,32 juta orang dan vaksin dosis kedua 57,61 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Pada Senin 10 Oktober lalu rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.208 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.223 per dolar AS.***

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2022, BI Jabar Yakini Ekonomi Bangkit

Kamis, 25 November 2021 | 13:56 WIB

Foto: Gelaran 2021 West Java Annual Meeting

Rabu, 24 November 2021 | 17:22 WIB

Foto: West Java Annual Meeting 2021

Senin, 22 November 2021 | 17:56 WIB

Frisian Flag Indonesia Dongkrak Produktivitas Susu

Jumat, 19 November 2021 | 14:07 WIB

BI Jabar Mulai Digitalisasi Pedagang Pasar Tradisional

Selasa, 16 November 2021 | 15:43 WIB
X