• Senin, 29 November 2021

Inilah Peluang Bisnis Menarik Selama Pandemi Covid-19

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:30 WIB
ilustrasi bisnis online (antarafoto)
ilustrasi bisnis online (antarafoto)

INILAHKORAN, Bandung-Profesi agen atau "reseller" menjadi peluang bisnis yang menarik seiring dengan tingginya transaksi penjualan  secara "online" selama pandemi COVID-19.

Chief Marketing Officer Ninja Xpress, Andi Djoewarsa, melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu, menyebutkan transaksi penjualan produk secara "online" baik dilakukan oleh pemilik "brand" maupun melalui "reseller"  mengalami peningkatan pesat selama pandemi.

Menurut Andi , berdasarkan data Bank Indonesia,  transaksi "e-commerce" akan meningkat pesat sampai akhir tahun 2021 mencapai Rp337 triliun atau tumbuh Rp33,2 triliun secara tahunan (yoy).

Baca Juga: Mau Bikin Bisnis Kuliner? Pendiri Dapur Cokelat Bagi-bagi Kiat Penting Nih

Pertumbuhan bisnis digital yang meningkat pesat ini, kata dia, seharusnya menjadi perhatian bersama.

"Para pelaku UMKM maupun 'reseller' harus bisa melihat tren ini sebagai peluang bisnis baru," katanya.

"Apalagi, pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini, para pelaku UMKM dituntut lebih adaptif memanfaatkan teknologi yang berkembang yakni digital," katanya.

Baca Juga: Tiga Mahasiswa ITB Juarai Kompetisi Nasional Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan Puspresnas 2021

Pada kondisi pandemi COVID-19 ini, Andi juga melihat, banyak pegawai yang kehilangan pekerjaan, dan berupaya membangun bisnis baru yang bisa dijalankan dari rumah.

Andi menyarankan, kepada mereka yang tertarik membangun bisnis baru dari rumah, untuk menjadi "reseller" tapi harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan memiliki perencanaan matang.

"Membuat perencanaan yang matang berikut tahapan, wajib dilakukan oleh pelaku UMKM maupun 'reseller' sebelum memulai bisnisnya, karena akan menentukan bentuk bisnis yang dijalankan, apakah membuat 'brand' sendiri atau menjadi 'reseller'," katanya.

Baca Juga: Kembangkan Bisnis Non-jalan Tol, PT Jasa Marga Related Business Gandeng PT Surveyor Indonesia

Chief marketing officer perusahaan jasa pengiriman last-mile ini melihat, banyak pelaku UMKM lebih tertarik membangun "brand" sendiri, tapi seiring dengan meningkatnya transaksi "e-commerce" pada tahun 2020 dan 2021 ini, peluang dan potensi profit sebagai "reseller" juga semakin meningkat.

Pelaku UMKM yang membangun bisnis digital melalui 101 Redcom, Christina Lie, menuturkan, pelaku UMKM apakah ingin menjadi pemilik "brand" atau menjadi "reseller" harus mempertimbangkan berbagai aspek bisnis secara matang dan akurat.

"Jika tidak ingin dipusingkan dengan proses panjang seperti, mencari lokasi produksi, sewa tempat operasional, serta inovasi produk, maka menjadi reseller adalah keputusan yang tepat,” ujar Christina.

Baca Juga: PJI Gelar Pelatihan Digitalisasi Pengusaha Muda Siasati Bisnis di Tengah Pandemi

Christina yang menjadi pembicara pada program Aksilerasi III bertema “Capai Omzet Milyaran dari Rumah Melalui Akses Jaringan Bisnis oleh Ninja Xpress” membagikan enam tips untuk menjadi "reseller" sukses.

Tips itu meliputi: Membuat tampilan toko yang menarik di marketplace,  melengkapi deskripsi dan informasi produk yang dijual, menjalin hubungan dengan kompetitor, menguasai produk dan memiliki stok lengkap,  menggunakan jasa ekspedisi lengkap COD dan same day, dan menjaga layanan purna jual dengan pelanggan.***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penerima Kartu Prakerja di Jabar Capai 1,5 Juta Orang

Senin, 29 November 2021 | 13:04 WIB

2022, BI Jabar Yakini Ekonomi Bangkit

Kamis, 25 November 2021 | 13:56 WIB

Foto: Gelaran 2021 West Java Annual Meeting

Rabu, 24 November 2021 | 17:22 WIB

Foto: West Java Annual Meeting 2021

Senin, 22 November 2021 | 17:56 WIB

Frisian Flag Indonesia Dongkrak Produktivitas Susu

Jumat, 19 November 2021 | 14:07 WIB
X