• Sabtu, 27 November 2021

Sip, PT KAI Dinobatkan Kemenkeu Sebagai Debitur Terbaik BUMN

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:50 WIB
Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya (kanan) saat menerima penghargaan dari Kepala KPPN Khusus Investasi Abdullah Syahidin sebagai Peringkat Ketiga Debitur Terbaik Kategori BUMN yang bertempat di Jakarta Railway Centre, pada Selasa (26/10/2021).  (ANTARA/HO-PT KAI)
Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya (kanan) saat menerima penghargaan dari Kepala KPPN Khusus Investasi Abdullah Syahidin sebagai Peringkat Ketiga Debitur Terbaik Kategori BUMN yang bertempat di Jakarta Railway Centre, pada Selasa (26/10/2021). (ANTARA/HO-PT KAI)

INILAHKORAN, Bandung- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Khusus Investasi. PT KAI dinobatkan sebagai salah satu Debitur Terbaik kategori BUMN Tahun 2020.

“Penghargaan ini membuat kami percaya diri dan yakin bahwa praktik Good Corporate Governance yang KAI lakukan terutama dari segi treasury dan corporate finance kami kelola dengan baik,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Salusra menyampaikan, penghargaan sebagai salah satu Debitur Terbaik kategori BUMN Tahun 2020 ini diberikan terkait pembiayaan 10 set KRL untuk mendukung peningkatan layanan commuter Jabodetabek sejak 2007.

Baca Juga: Ngeri, Hampir Separuh Konsumen di Indonesia Tertarik Beli Mobil Listrik

Ia mengungkapkan, KAI terus berkomitmen untuk menjaga kepercayaan seluruh stakeholder dengan memenuhi kewajibannya meski menghadapi berbagai tantangan pada masa pandemi COVID-19.

Oleh sebab itu, KAI melakukan berbagai inisiatif guna menanggulangi dampak COVID-19 baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Untuk inisiatif jangka pendek, KAI melakukan efisiensi biaya dengan tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, mengajukan relaksasi pembayaran pokok pinjaman dan penurunan rate bunga pinjaman kredit investasi.

Tidak hanya itu, KAI juga renegosiasi kepada mitra-mitra atas kewajiban perawatan sarana maupun suku cadang perawatan termasuk pelaksanaan penundaan pembayaran, permohonan insentif fiskal, serta melakukan pembatalan perjalanan kereta sesuai okupansi.

Sedangkan inisiatif jangka menengah dan jangka panjang yaitu strategi investasi secara prioritas yang memberikan kontribusi dalam waktu cepat, optimalisasi pendapatan dari sektor angkutan barang, melakukan evaluasi kembali atas skema pendanaan operasi dan investasi pada perusahaan, serta melakukan evaluasi biaya operasional angkutan kereta api.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2022, BI Jabar Yakini Ekonomi Bangkit

Kamis, 25 November 2021 | 13:56 WIB

Foto: Gelaran 2021 West Java Annual Meeting

Rabu, 24 November 2021 | 17:22 WIB

Foto: West Java Annual Meeting 2021

Senin, 22 November 2021 | 17:56 WIB

Frisian Flag Indonesia Dongkrak Produktivitas Susu

Jumat, 19 November 2021 | 14:07 WIB

BI Jabar Mulai Digitalisasi Pedagang Pasar Tradisional

Selasa, 16 November 2021 | 15:43 WIB
X