• Sabtu, 27 November 2021

Mantap....Cuan Bank BRI Naik Drastis Hingga Capai Rp19 Triliun

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:25 WIB
Ilustrasi Bank BRI sebagai bank penyalur BPUM (Pikiran Rakyat)
Ilustrasi Bank BRI sebagai bank penyalur BPUM (Pikiran Rakyat)

INILAHKORAN, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp19,07 triliun atau tumbuh 34,74 persen (yoy) pada triwulan III 2021.

“Ini laba konsolidasian, termasuk di dalamnya mengakomodir laba rugi dari BRI Agro. Kalau laba BRI saja itu sebenarnya mencapai Rp20,4 triliun, lebih tinggi dari konsolidasi,” kata Direktur Utama PT BRI (Persero) Tbk Sunarso saat Pemaparan Kinerja Keuangan Triwulan III 2021 secara daring, Rabu.

Laba bank BRI yang lebih tinggi tersebut, lanjut Sunarso, karena salah satu anak perusahaan mencatatkan rugi. Selain peningkatan laba, perseroan juga membukukan pertumbuhan pada Net Interest Income (NII) yang naik 26,88 persen (yoy) atau sebesar Rp72,43 triliun.

Solidnya kinerja BRI dari sisi penyaluran kredit dan pendanaan yang murah juga membuat aset perseroan terus naik. Hingga akhir triwulan III 2021, aset BRI di luar BRI Syariah mencapai Rp1.619,77 triliun atau tumbuh 11,87 persen secara tahunan.

Baca Juga: Sinergi dengan Kemenparekraf, BRI Luncurkan Debit BRI Wisata Nusantara

Selain itu Loan to Deposit Ratio (LDR) juga tercatat tumbuh 83,27 persen serta rasio kecukupan modal (CAR) yang tumbuh 24,54 persen.

“Pencapaian tersebut merupakan buah dari hasil strategi BRI untuk terus mengutamakan sustainability usaha dan menekankan kehati-hatian pada saat kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya akibat pandemi,” ujar Sunarso

Lebih lanjut Sunarso menyampaikan BRI fokus pada penyelamatan UMKM melalui berbagai program restrukturisasi agar UMKM tetap tumbuh sehingga kinerja BRI tetap terjaga. Kinerja BRI juga terus bertahan dengan menerapkan strategi business follow stimulus.

Namun ia tidak ingin perseroan terus bergantung pada stimulus, karena dinilainya akan membebankan pemerintah melalui dana APBN yang seharusnya bisa dialihkan untuk penangangan lainnya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2022, BI Jabar Yakini Ekonomi Bangkit

Kamis, 25 November 2021 | 13:56 WIB

Foto: Gelaran 2021 West Java Annual Meeting

Rabu, 24 November 2021 | 17:22 WIB

Foto: West Java Annual Meeting 2021

Senin, 22 November 2021 | 17:56 WIB

Frisian Flag Indonesia Dongkrak Produktivitas Susu

Jumat, 19 November 2021 | 14:07 WIB

BI Jabar Mulai Digitalisasi Pedagang Pasar Tradisional

Selasa, 16 November 2021 | 15:43 WIB
X