Program Makmur Pupuk Kujang Dongkrak Laba Petani Subang hingga 32 Persen

- Selasa, 2 November 2021 | 14:22 WIB
 (istimewa)
(istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pupuk Kujang kembali menginisiasi Program Makmur. Program itu merupakan upaya peningkatan kesejahteraan petani yang dijalankan Pupuk Indonesia bersama seluruh anak perusahaannya, termasuk Pupuk Kujang.

Ketua BUMDes Ciasem Nursoleh meyakini keikutsertaan petani dalam program memberikan dampak positif. Pasalnya, di pesawahan Desa Ciasembaru, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang hasil panen petani peserta Program Makmur meningkat hingga 40 persen. Selain itu, kualitas hasil panen pun relatif lebih baik.

Dia mengatakan, di area pesawahan itu petani sedang panen raya. Di hamparan sawah padi sudah menguning, lambai menjuntai dan ramai dituai.

Baca Juga: PT Pupuk Kujang Cikampek Berikan Bantuan 4 Ton Oksigen ke Kota Bogor

Nursoleh yang berperan sebagai collective agent dalam panen raya tersebut menyebutkan, berdasarkan kalkulasinya dari total 35 hektare sawah peserta Program Makmur yang panen saat ini rata-rata menghasilkan 7 ton gabah per hektare. Padahal, sebelumnya sawah di area tersebut rata-rata menghasilkan 5 ton per hektare.

“Ujungnya, peningkatan hasil panen itu pun memberikan kenaikan untung para petani. Sebelum ikut Program Makmur, petani untung sekira Rp25,5 juta per hektare, sedangkan saat ini bisa meraup untung hingga Rp33,6 juta per hektare atau meningkat hingga 32 persen,” kata Nursoleh, Senin 1 November 2021.

Menurutnya, hasil panen menggembirakan ini bukan tanpa tantangan. Sebab, sekitar dua bulan lalu di salah satu area hamparan sawah ini sempat ada padi yang diserang wereng. Namun, dengan kolaborasi Tim Program Makmur dan para petani itu hama wereng bisa ditanggulangi.

Baca Juga: Kolaborasi Pupuk Kujang-Pemkab Bandung Selamatkan Sungai Citarum

“Alhamdulillah berkat nutrisi tanaman dan pestisida yang tepat, hama wereng bisa diatasi dan panen tetap produktif,” ujar Nursoleh.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X