• Kamis, 9 Desember 2021

Kurangi Efek Rumah Kaca, Geo Dipa Mulai Bor Sumur Pertama Patuha Unit 2

- Kamis, 25 November 2021 | 18:19 WIB
PT Geo Dipa Energi mulai menggarap proyek pengembangan Patuha Unit 2 berkapasitas 55 megawatt (MW). Untuk itu, Geo Dipa Energi melakukan pengeboran sumur pertama di proyek tersebut. (net)
PT Geo Dipa Energi mulai menggarap proyek pengembangan Patuha Unit 2 berkapasitas 55 megawatt (MW). Untuk itu, Geo Dipa Energi melakukan pengeboran sumur pertama di proyek tersebut. (net)

INILAHKORAN, Bandung - PT Geo Dipa Energi mulai menggarap proyek pengembangan Patuha Unit 2 berkapasitas 55 megawatt (MW). Untuk itu, Geo Dipa Energi melakukan pengeboran sumur pertama di proyek tersebut.

Direktur Utama Geo Dipa Energi Riki Firmandha Ibrahim mengatakan, pengeboran sumur pertama yang akan dilakukan malam hari itu relatif menentukan kapasitas produksi dan biaya untuk sumur selanjutnya. Hasil pengeboran pertama itu pun akan menjadi acuan dari arah pengeboran sumur selanjutnya.

“Pengeboran ini mendukung keberhasilan putra-putri Indonesia untuk sektor energi terbarukan, khususnya geothermal, dalam upaya pengurangan efek rumah kaca dari pembangkit listrik sebesar 55 MW Patuha Unit 2, serta mendukung terciptanya pembangunan ekonomi di sekitar wilayah kerja Geo Dipa Energi. Direncanakan Patuha Unit 2 akan Commercial On Date pada 2024,” kata Riki, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga: Geo Dipa Raih Penghargaan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Menurutnya, pengeboran yang dilakukan Geo Dipa Energi merupakan bagian dari program strategis nasional yang tertunda sejak 2007. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) tidak memakan lahan besar dikarenakan pengeboran dilakukan di lokasi sumur eksisting Patuha Unit 1.

“Rencana pengeboran akan dilakukan sebanyak 12 sumur. Apabila menghasilkan sumur produksi yang lebih besar jumlah maka sebagian sumur akan diperuntukan untuk proyek unit 3,” ujarnya.

Sedangkan, General Manager Project Management Unit Geo Dipa Energi Supriadinata Marza mengatakan selain untuk membangun pembangkit listrik dengan kapasitas sebesar 55 MW tujuan lain yang akan dicapai dari program pengembangan tersebut yakni sebagai penguatan kompetensi SDM.

Baca Juga: Geo Dipa Maju Bikin ‘Caang’ Huntap Sabilulungan di Tiga Kecamatan

“Penguatan terhadap kompetensi tidak hanya untuk Geo Dipa Energi, tapi juga untuk kontraktor yang bekerjasama dan juga masyarakat sekitar. Kita punya potensi besar, jadi harus dikelola sendiri agar bermanfaat untuk kemandirian energi nasional,” ucapnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Amankan Aset di Jalan Jawa Kota Bandung

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:16 WIB

Apindo Jabar Dukung Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:11 WIB

Masih Mahal, Kendaraan Listrik Tagih Insentif

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:09 WIB
X