• Minggu, 23 Januari 2022

Gerakkan Roda Perekonomian, Industri Butuh Keberpihakan

- Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara mengatakan, untuk menggerakkan roda perekonomian dan bangkit dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen, saat Mukota VIII Kadin Kota Bandung, Rabu 1 Desember 2021. (Doni Ramdhani)
Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara mengatakan, untuk menggerakkan roda perekonomian dan bangkit dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen, saat Mukota VIII Kadin Kota Bandung, Rabu 1 Desember 2021. (Doni Ramdhani)

 

INILAHKORAN, Bandung - Dunia usaha kini mulai menggeliat. Namun, untuk menggerakkan roda perekonomian dan bangkit dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar meyakini, kerja sama semua pihak dibutuhkan untuk kembali menggerakkan roda perekonomian. Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara mengatakan, hal utama yang dibutuhkan saat ini yakni keberpihakan dari para pengambil kebijakan.

“Kita semua tahu, pengusaha itu berkontribusi terhadap pajak, PAD (penerimaan asli daerah), penyerapan tenaga kerja, dan investasi. Untuk itu, agar roda perekonomian ini pulih, dunia usaha dan industri membutuhkan keberpihakan pada saat pandemi,” kata Cucu saat Musyawarah Kota (Mukota) VIII Kadin Kota Bandung, Rabu 1 Desember 2021.

Baca Juga: Gerakkan Roda Perekonomian, Yayasan PIT Ikuti Superwomen In PeaceMaker di Istanbul

Menurutnya, para pengambil keputusan di negeri ini diharapkan seiring sejalan dengan para pengusaha yang bertekad melakukan pemulihan ekonomi. Selama dua tahun terakhir, Cucu menyebutkan beberapa anggota mengaku usaha yang dijalani mulai membaik. Namun, tahap recovery relatif berat untuk menutupi kegiatan usaha yang ‘tiarap’ selama dua tahun ke belakang.

Dia menyebutkan, kini dunia usaha dihadapkan pada dua musuh bersama yakni pandemi dan bagaimana caranya membangkitkan ekonomi. Untuk itu, strategi yang kudu dilakukan saat ini yakni Kadin harus menciptakan dunia usaha lebih kondusif termasuk investasi dan perizinan. Kedua, menumbuhkembangkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing.

“Memang beban kita kembali bertambah dengan ditetapkannya PPKM level 3 yang dimulai pada 24 Desember hingga Januari nanti. Itu juga ada pengaruh negatifnya. Tapi, bagaimana pun kita wajib menaati kebijakan pemerintah yang sudah diputuskan,” ujar Cucu.

Baca Juga: Roda Perekonomian Kota Depok Bergerak Berkat Geliat Industri Kreatif

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X