RHB Sekuritas Proyeksikan Kinerja bank bjb Semakin Solid dan Pertumbuhan Kredit Makin Kuat

Selama 2021, kinerja bank bjb relatif moncer. Berbagai inovasi terkait pengembangan digital diyakini akan semakin memperkuat kinerja.

RHB Sekuritas Proyeksikan Kinerja bank bjb Semakin Solid dan Pertumbuhan Kredit Makin Kuat
RHB Sekuritas Proyeksikan Kinerja bank bjb Semakin Solid dan Pertumbuhan Kredit Makin Kuat

INILAHKORAN, Bandung - Selama 2021, kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) relatif moncer. Berbagai inovasi terkait pengembangan digital yang terus dilakukan diyakini akan semakin memperkuat kinerja.

Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya menuturkan, bank bjb memiliki berbagai keunggulan. Mulai jaringan luas, layanan perbankan lengkap, hingga terus menjalin kolaborasi dengan perbankan dan start up itu diakuinya akan membuat kinerja bank bjb semakin solid.

Untuk itu, dalam risetnya Andrey memberikan rekomendasi BUY untuk saham bank bjb  (BJBR) dengan target price di Rp1900. Andrey menjelaskan, sinergi dengan bank daerah lain, terutama dalam berbagi platform digital dan meningkatkan ekosistem juga dapat meningkatkan kinerja pendapatan fee bank bjb.

Baca Juga: Kota Bogor Raih Dividen Rp4 Miliar dari bank bjb

“Perusahaan juga telah memperoleh komitmen dana untuk rights issue yang diharapkan akan selesai awal bulan depan. Ini kemungkinan akan membukukan pendapatan yang kuat, sementara pertumbuhan pinjaman juga akan meningkat tahun ini,” ucap Andrey dalam risetnya, Kamis 10 Februari 2022.

Pertumbunan bisnis anorganik bank bjb juga diprediksi akan meningkat seiring dengan rencana kolaborasi dengan 4 hingga 5 bank daerah untuk berbagi infrastruktur. Arahan bank bjb juga dinilai sangat tepat mengeksekusi peraturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penambahan modal perbankan, terutama bank kecil di jaringan daerah yang masih memiliki modal minim. Hal ini membuka peluang untuk berbagi infrastruktur, menciptakan dan meningkatkan sinergi dengan bank daerah.

Hal ini juga dapat membuka peluang yang saling menguntungkan bagi bank daerah, karena mereka berupaya memenuhi persyaratan modal minimum Rp3 triliun, sebagaimana diwajibkan oleh OJK hingga akhir 2022.

Baca Juga: BJB Pacu Ekosistem Digital

Bulan lalu, BJBR menandatangani nota kesepahaman dengan bank daerah lain untuk memperbaiki ekosistem keduanya. Untuk Memperkuat eksistensi BPD, bank bjb juga membuka peluang konsolidasi dengan BPD lain.

Hajatan right issue yang akan dilaksanakan bank bjb juga diprediksi berjalan mulus mengingat para pemegang saham memberikan komitmen untuk pendanaan, apalagi strategi ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis bank bjb. Di sisi lain, dengan skala ekonomi yang lebih baik, dia yakin BJBR akan mampu menekan biaya terutama yang terkait dengan pengembangan platform digital.

Rencana peluncuran aplikasi super digital bank bjb dalam waktu dekat, di tengah tren pengguna telepon selular pintar yang besar, dan terus meningkat, diprediksi akan semakin meningkatkan pendapatan bank bjb dari sisi fee base income.

Baca Juga: bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif, Untuk Lebih Memudahkan Nasabah

Sementara itu, di tengah tantangan ekonomi dampak pandemi imbas kemunculan varian Omicron, juga kemungkinan kenaikan suku bunga bank indonesia, RHB Sekuritas optimistis pertumbuhan pinjaman bank bjb pada tahun ini tetap akan positif.

Angkanya akan naik di kisaran 9-11 persen. Itu didorong perbaikan pinjaman di sektor mikro dan pertumbuhan pinjaman korporasi dan komersial yang tetap kuat. (*)


Editor : inilahkoran