Selama Pandemi Covid, PLN Salurkan Stimulus Tarif Listrik Pemerintah Rp24,23 Triliun

Selama Pandemi Covid, PLN menyalurkan Kebijakan Stimulus Tarif pemerintah bagi masyarakat. Besarannya mencapai Rp24,23 triliun.

Selama Pandemi Covid, PLN Salurkan Stimulus Tarif Listrik Pemerintah Rp24,23 Triliun
Selama Pandemi Covid, PLN menyalurkan Stimulus Tarif Listrik pemerintah sebesar Rp24,23 triliun kepada masyarakat.

INILAHKORAN, Bandung - Selama Pandemi Covid, PLN sebagai BUMN memberikan akses listrik yang adil, merata, dan terjangkau yang terwujud dari kebijakan Stimulus Tarif Listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, pemerintah Selama Pandemi Covid itu sudah memberikan Stimulus Tarif Listrik khususnya bagi masyarakat. Sepanjang 2020, sejak April pemerintah menyalurkan Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan. Pada 2021, alokasi anggaran untuk Stimulus Tarif Listrik sebesar Rp11,08 triliun kepada 31,94 juta pelanggan.

Stimulus tersebut bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah selama PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Darurat pada masyarakat. Penyaluran Stimulus Tarif Listrik oleh PLN Selama Pandemi Covid kepada masyarakat berjalan baik," ujar Darmawan, Kamis 2 Juni 2022.

Baca Juga: Keberadaaan Data Akurat dan Valid Diyakini Kunci Penanganan Stunting di Garut

Dia merinci, Selama Pandemi Covid kemarin pemerintah dan PLN memberikan stimulus pemakaian listrik gratis dan diskon 50% bagi Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA.

"Sedangkan untuk golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi juga diberikan stimulus," ujar Darmawan.

Halaman :


Editor : inilahkoran