• Senin, 27 Juni 2022

PLN: Pascapandemi Sektor Pariwisata Jabar Menggeliat, Penjualan Listrik Naik Hingga 30,57 Persen

- Jumat, 17 Juni 2022 | 17:39 WIB
Manajer Layanan Prioritas PLN UID Jabar Muhammad Ardian mengatakan, jika dibandingkan dengan dua tahun lalu akumulasi angka penjualan listrik ke sektor pariwisata Jabar hingga Mei ini mengalami peningkatan yang signifikan. (istimewa)
Manajer Layanan Prioritas PLN UID Jabar Muhammad Ardian mengatakan, jika dibandingkan dengan dua tahun lalu akumulasi angka penjualan listrik ke sektor pariwisata Jabar hingga Mei ini mengalami peningkatan yang signifikan. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Hingga Mei 2022, penjualan listrik PLN ke sektor pariwisata Jabar meningkat hingga 30,57% di periode yang sama dua tahun lalu menjadi 122,8 GWh.

Manajer Layanan Prioritas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jabar Muhammad Ardian mengatakan, jika dibandingkan dengan dua tahun lalu atau pada masa awal pandemi, akumulasi angka penjualan listrik sektor pariwisata Jabar hingga Mei ini mengalami peningkatan yang signifikan.

“Alhamdulillah sektor pariwisata Jabar semakin menggeliat. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan drastis konsumsi listrik PLN pada pelanggan besar sektor pariwisata yang terdiri dari perhotelan, restoran dan tempat makan lainnya, tempat wisata serta hiburan terutama usai dua tahun terdampak pandemi,” ujar Ardian, Jumat 17 Juni 2022.

Baca Juga: Simak Prediksi Line Up dan Link Streaming Persib vs Persebaya, Robert Alberts Rotasi Besar-Besaran

Dia menuturkan, pada 2020-2022 akumulasi penjualan listrik hingga Mei selalu naik. Penjualan tenaga listrik hingga Mei tahun 2021 naik sebesar 8,7% menjadi 102,2 GWh dimana pada periode yang sama tahun 2020 sebesar 94 GWh. Selanjutnya, di tahun 2022, sektor pariwisata naik kembali hingga 20,12% atau setara 20,6 GWh.

“Adanya kelonggaran mobilitas yang memperbolehkan masyarakat untuk mudik dan melakukan perjalanan wisata disertai pelonggaran peraturan perjalanan, self-quarantine, dan jam operasional tempat rekreasi/restoran/mal menyebabkan banyak orang mulai melakukan perjalanan sehingga konsumsi listrik lokasi-lokasi tersebut meningkat. Selain itu, sudah mulai banyak kegiatan dilaksanakan di tempat wisata dan banyak tanggal merah di Mei ini sehingga semakin banyak kesempatan masyarakat untuk berwisata,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah pelanggan besar sektor pariwisata Jabar sampai Mei 2022 yaitu 256 pelanggan dengan daya tersambung hingga 178 MVA. Pada sektor pariwisata, jumlah pelanggan tertinggi di bidang perhotelan sebanyak 223 pelanggan dengan konsumsi listrik hingga Mei 2022 sebesar 109,6 GWH; lalu tempat wisata dan hiburan sebanyak 21 pelanggan dengan konsumsi listrik sampai Mei 2022 sebesar 7,5 GWh; dan restoran serta tempat makan lainnya sebanyak 12 pelanggan dengan konsumsi listrik pada periode yang sama sebesar 5,8 GWH.

Baca Juga: Hiiii..Inilah Daftar Lokasi Wisata Horor di Jabar, Berani Uji Nyali?

“Tempat wisata dan restoran atau kafe yang menarik dan instagramable di Jawa Barat sangat lah banyak. Oleh karena itu banyak orang yang melakukan kunjungan wisata ke Jawa Barat seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi dan Cimahi. Hal ini tentu semakin meningkatkan iklim pariwisata di Jabar termasuk berbagai sektor pendukungnya seperti konsumsi listrik,” kata Ardian.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha Tahun 2022

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:50 WIB
X