XL Axiata Genjot Kualitas Jaringan di Sepanjang Jalur KRL Yogyakarta Solo

KRL Yogyakarta Solo semakin ramai dimanfaatkan masyarakat. Untuk itu, XL Axiata terus menjaga kualitas jaringan di sepanjang jalur itu.

XL Axiata Genjot Kualitas Jaringan di Sepanjang Jalur KRL Yogyakarta Solo
Lebih dari 220 BTS 4G XL Axiata menopang kualitas jaringan di sepanjang jalur yang dilalui KRL Yogyakarta Solo.

INILAHKORAN, Bandung - XL Axiata terus menjaga kualitas jaringan telekomunikasi dan data di sepanjang jalur KRL Yogyakarta Solo. Terlebih, jalur itu semakin ramai digunakan.

Group Head Central Region XL Axiata Bambang Parikesit mengatakan, untuk itu lebih dari 220 Base Transceiver Station (BTS) 4G saat ini menopang kualitas jaringan di sepanjang jalur yang dilalui KRL Yogyakarta Solo. Langkah strategus itu untuk menghadirkan layanan internet cepat dan kelancaran komunikasi masyarakat penggunanya.

“Secara umum, kawasan aglomerasi Yogyakarta hingga Solo Raya menjadi perhatian utama XL Axiata mengingat pertumbuhan trafik yang cukup tinggi. Sejak KRL Yogyakarta Solo beroperasi awal tahun lalu, tercatat terjadi peningkatan trafik data sebesar 78% di sepanjang jalur kereta yang menghubungkan kedua kota popular tersebut," kata Bambang, Senin 27 Juni 2022.

Baca Juga: Pansus DPRD Kota Bogor Terima Masukan Soal Raperda Sistem Pertanian Organik

Dia menyebutkan, moda transportasi baru dengan jadwal keberangkatan yang lebih banyak dan cepat ini menjadi andalan masyarakat sekitar guna menunjang aktivitas produktif mereka. KRL Yogyakarta Solo pun menjadi alternatif yang efisien untuk para wisatawan yang ingin mengunjungi kedua kota secara mudah dan cepat.

Menurutnya, kualitas jaringan internet cepat dari XL Axiata tersedia di sepanjang jalur KRL Yogyakarta Solo. Termasuk 11 stasiun yang melayani penumpang yang tersebar di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Klaten. Guna menjaga kualitas layanan, berbagai upaya terus dilakukan, yakni ekspansi jaringan, upgrade kapasitas, peningkatan throughput, hingga perbaikan latency.

Peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan melalui fiberisasi ke semua BTS, termasuk yang menopang jalur KRL. Fiberisasi bertujuan antara lain meningkatkan kapasitas jaringan 4G agar kualitas layanan data menjadi maksimal, cepat, dan stabil.

Baca Juga: Seluruh Istana Kepresidenan di Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampaksiring Manfaatkan REC PLN

Peningkatan jaringan 4G akan terus dilakukan mengingat kebutuhan layanan data yang berkualitas juga terus meningkat di kawasan aglomerasi Yogyakarta-Solo Raya. Dalam periode dua tahun terakhir, secara rata-rata trafik data meningkat hingga 120% di kawasan ini, dengan pertumbuhan tertinggi berada di Solo Raya. Untuk itu, upgrade kapasitas 4G terus dilakukan dengan antara lain berkonsentrasi di area padat penduduk.

Selama dua tahun terakhir, korporasi juga telah melakukan ekspansi layanan di lebih dari 260 BTS. Seluruh BTS tersebut terdapat di 89 kecamatan yang tersebar di Solo Raya, 7 kecamatan yang tersebar di Kota Yogyakarta, dan 15 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sleman. Perluasan akan terus XL Axiata lakukan hingga menjangkau seluruh kecamatan dan desa. Selain itu, peningkatan kualitas jaringan juga terus dilakukan untuk area yang sebelumnya sudah terlayani dan mengalami peningkatan trafik penggunaan internet. 

Baca Juga: Tanggapi Aspirasi Buruh, Komisi IV DPRD KBB Sebut Masalahnya Kurang Komunikasi

Kawasan aglomerasi Yogyakarta-Solo Raya ini dikenal sebagai kawasan berbasis pariwisata, ekonomi, hingga olahraga. Selain di sepanjang jalur KRL, XL Axiata juga memastikan layanan internet yang terdapat di beberapa destinasi wisata di kawasan ini seperti Malioboro, Candi Prambanan, Tebing Breksi, Kraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, hingga Kampung Batik Laweyan terjaga kualitasnya.

Dengan total lebih dari 1.200 BTS di seluruh wilayah Yogyakarta, Sleman, Surakarta, Sukoharjo, hingga Klaten, XL Axiata telah melayani lebih dari 900 ribu pelanggan. Pelanggan terbanyak berada di Kabupaten Sleman dengan total lebih dari 320 ribu pelanggan, menyusul Sukoharjo dengan 193 ribu pelanggan, serta Klaten lebih dari 168 ribu pelanggan.  (*)


Editor : inilahkoran