Desa Digital Nusantara, XL Axiata Donasi Puluhan Laptop ke Ponpes di 7 Provinsi

XL Axiata membagikan puluhan Laptop ke ponpes di beberapa area di Indonesia. Donasi merupakan bagian dari program Desa Digital Nusantara.

Desa Digital Nusantara, XL Axiata Donasi Puluhan Laptop ke Ponpes di 7 Provinsi
Melanjutkan program Desa Digital Nusantara, XL Axiata memberikan donasi puluhan Laptop ke ponpes di 7 provinsi.

INILAHKORAN, Bandung - XL Axiata membagikan puluhan Laptop ke ponpes di beberapa area di Indonesia. Donasi merupakan bagian dari program Desa Digital Nusantara guna mendorong digitalisasi di pedesaan.

Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan, pondok pesantren yang menerima donasi Laptop itu diharapkan bisa menjadi motor penggerak digitalisasi Desa Digital Nusantara. Donasi itu sekaligus akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kalangan pesantren.

"Ada 39 pondok pesantren di 29 kota/kabupaten dan 7 provinsi yang menerima donasi Laptop yang dibagikan XL Axiata sejak April 2022 lalu. Ini dalam rangkaian program Desa Digital Nusantara," kata Tri, Sabtu 2 Juli 2022.

Baca Juga: Penggunaan Aplikasi MyPertamina di SPBU Tak Ada Persetujuan DPR

Menurutnya, donasi 80 unit Laptop beserta yang perangkat akses internet berupa router, plus kuota data 20GB per bulan untuk satu tahun. Selain itu, penerima donasi juga akan mendapatkan program lanjutan berupa pelatihan sejumlah keahlian digital, antara lain cara memanfaatkan media sosial untuk promosi produk, fotografi, serta membuat konten digital yang efektif.

Dia menambahkan, seiring dengan terus meluasnya infrastruktur jaringan data 4G milik XL Axiata di seluruh Indonesia, yang sebagian di antaranya juga menjangkau area pedesaan, manajemen XL Axiata berharap bisa ikut serta mendukung masyarakat desa beradaptasi dengan digitalisasi di berbagai bidang, terutama sektor ekonomi produktif dan sosial. Untuk itu, XL Axiata berharap melalui donasi Laptop dan akses internet ini, bisa mendorong peningkatan literasi digital masyarakat desa.

Pondok pesantren dipilih menjadi mitra penerima donasi dengan pertimbangan keberadaan mereka yang berada di tengah-tengah masyarakat pedesaan. Kultur pondok pesantren sangat erat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, karena baik santri dan pengajar biasanya juga berasal dari masyarakat desa. Selain itu, pondok pesantren penerima donasi Laptop juga berkomitmen untuk menjadi pendamping masyarakat desa sekitar pondok untuk mengadopsi teknologi digital untuk berbagai kebutuhan produktif.

Baca Juga: Proyek Jalan Bomang Segera Dilanjutkan Dinas PUPR Kabupaten Bogor

“Dalam hitungan kami, ada sekitar 50 ribu orang yang secara langsung atau tidak langsung akan menerima manfaat. Mereka terdiri dari para pengasuh dan santri pondok pesantren penerima donasi, serta masyarakat pedesaan yang terlibat dalam program digitalisasi lewat masing-masing pondok pesantren. Sebagian besar dipergunakan untuk pengembangan keahlian digital para santri, seperti antara lain pelatihan pembuatan web, editing video, dan implementasi konten digital lainnya,” tuturnya.

Provinsi tujuan penyaluran donasi Laptop adalah Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan. Sementara itu, ke-29 kota/kabupaten tempat lokasi pondok pesantren penerimanya adalah Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Tangerang, Karawang, Sukabumi, Kab. Banjar, Cimahi, Purwakarta, Tasikmalaya, Brebes, Banyumas, Semarang, Klaten, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Malang, Jombang, Lamongan, Magetan, Jember, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri, Banyuwangi, Makassar, dan Bantaeng. (*)


Editor : inilahkoran