Gagal Juarai Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung Sukses untuk Pembinaan Atlet

Meski gagal menyabet gelar juara umum di Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung sukses dalam hal pembinaan atlet. Hal itu diutarakan Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi. 

Gagal Juarai Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung Sukses untuk Pembinaan Atlet
Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi saat berfoto dengan atlet squash yang berlaga di Porprov XIV Jabar 2022. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Meski gagal menyabet gelar juara umum di Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung sukses dalam hal pembinaan atlet. Hal itu diutarakan Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi. 

Nuryadi mengatakan terlepas dari gagalnya Kota Bandung menjadi juara umum, tetapi dilihat dari segi pembinaan yang dilakukan para cabang olahraga terbilang berhasil. Pasalnya, mayoritas atlet yang tampil di Porprov XIV Jabar 2022 itu murni hasil binaan. 

"(Di Porprov XIV Jabar 2022 ini) Mayoritas kalahnya sama atlet senior, mohon dicek di lapangan, kan itu atlet darimana dengan SK 134 itu semua terganggu terus terang. Mau menang bagaimana, kita (Kota Bandung) lawan atlet profesional," kata Nuryadi. 

Baca Juga : Resmi Jabat Kembali Ketua Pengprov, Slamet Suhari Siap Bawa Hapkido Jabar Cetak Prestasi di PON XXI

Nuryadi lantas mencontohkan di cabang olahraga kurash. Kota Bandung tidak bisa mendapatkan satu medali, baik itu emas, perak atau perunggu.

"Yang menang Kabupaten Bekasi dan Subang karena mereka diperkuat atlet-atlet nasional," tegasnya. 

Nuryadi mengaku tidak mencoba berdalih atau membela diri. Namun, ia mengatakan ini menjadi bagian dari tanggung jawabnya dan tentunya akan melakukan evaluasi. 

Baca Juga : Febri Hariyadi Jagokan Brasil di Piala Dunia 2022 Qatar

"Atas nama pribadi dan kelembagaan (KONI Kota Bandung) saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen di 77 cabor plus cabor eksibisi. Atas nama KONI Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung mengucapkan terima kasih kepada kontingen," katanya.

Nuryadi pun menyampaikan permohonan maaf karena Kota Bandung hanya bisa berada di peringkat ketiga setelah mengoleksi 121 medali emas, 115 perak dan 157 perunggu. Sementara peringkat pertama diraih Kabupaten Bekasi yang berhasil meraih 189 medali emas, 139 perak dan 123 perunggu.

Pria berkacamata ini mengatakan ada beberapa catatan penting selama perjalanan Kontingen Kota Bandung di Porprov. Sebab beberapa di antara cabang olahraga, ada yang menjadi juara umum serta gagal mencapai target.

Baca Juga : 150 Atlet Usia Dini Ambil Bagian dalam Turnamen Bulutangkis PWI Cup 2022 yang Digelar PWI dan IKWI Jabar

"Kalau masyarakat menilai dari sisi perolehan medali sah-sah saja. Tapi kita lihat prosesnya, dan setelah di cek dan mendengarkan informasi yang masuk dari cabor itu, kekalahan ini tidak identik dari diri sendiri tetapi kecenderungan lawan yang lebih bagus. Misal di bulu tangkis, lawannya lebih hebat dan atlet Kota Bandung hanya meraih perunggu. Tetapi kan semua pahan, lawan yang dihadapi dari klub dan daerah mana," pungkasnya.*** (muhammad ginanjar)


Editor : donramdhani