• Selasa, 18 Januari 2022

WJIS 2020: Pulihkan Pariwisata Jabar Melalui Investasi

- Rabu, 18 November 2020 | 09:10 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung-Pandemi COVID-19 menyetop roda pariwisata Jawa Barat (Jabar). Sekitar 2.000 industri pariwisata dan ribuan pekerja pariwisata terpuruk. 

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar tidak diam. Sejumlah upaya dilakukan. Salah satunya menawarkan 76 proyek pariwisata kepada investor dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2020. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik Kurohman menyatakan, dengan menggenjot investasi pariwisata, turisme Jabar diharapkan kembali berdenyut cepat. 

"Pariwisata sangat terdampak pandemi. Untuk itu, kami menggali potensi-potensi (pariwisata) di wilayah Jabar. Dalam WJIS, ada 76 potensi investasi pariwisata yang kami angkat di 21 kabupaten/kota," kata Dedi dalam jumpa pers WJIS 2020 di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa (17/11/20). 

Keindahan alam yang memesona, hamparan kebun teh, dan lanskap pantai, menjadi keunggulan destinasi wisata di Jabar. Selain itu, banyak destinasi wisata Jabar menyimpan sejarah peradaban. 

Dedi menyatakan, keindahan alam dan sejarah yang tersimpan dapat dimaksimalkan dengan pengembangan dan pembangunan fasilitas. Dengan begitu, destinasi yang ditawarkan dalam WJIS 2020 dapat menjadi primadona wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. 

"Kami tawarkan destinasi wisata berbasis air, seperti air terjun dan air panas. Kami tawarkan juga destinasi wisata berbasis alam," katanya. 

"Dengan keindahan, destinasi wisata cukup dikembangkan dengan selfie economy (tempat swafoto) itu dapat menarik minat wisatawan," imbuhnya. 

Selain keindahan, kata Dedi, minat wisatawan nusantara berwisata di Jabar sangat tinggi. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Jabar mencapai 62 juta orang.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Terkini

X