• Minggu, 17 Oktober 2021

Ridwan Kamil Terima Abiwaba Adara Bidang Kemanusiaan

- Sabtu, 9 Januari 2021 | 17:45 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung-Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar menerima penghargaan Abiwada Adara Bidang Kemanusiaan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pasundan (Unpas).

Piagam penghargaan diserahkan secara virtual oleh Dekan Fisip Unpas tepat pada momen Dies Natalis ke-60 Fisip Unpas, Sabtu (9/1/2021).

Unpas memberikan penghargaan karena Ridwan Kamil dianggap berkontribusi nyata dalam penanganan COVID-19 di Jabar. Sejumlah kebijakan, inovasi, dukungan anggaran, bantuan kemanusiaan, hingga menjadi relawan uji klinis vaksin dilakukannya dalam upaya penanganan pandemi sejak awal 2020 lalu.

Menanggapi hal itu, Kang Emil – sapaan Ridwan Kamil –  menyampaikan terima kasihnya atas perhatian dalam bentuk penghargaan. Namun ia menegaskan bahwa dalam setiap langkahnya baik sebagai Gubernur maupun ketua komite daerah, semata-mata dilakukan karena kewajibannya sebagai seorang pemimpin.

"Dalam hidup saya bukan untuk mencari penghargaan, saya bekerja keras sebagai gubernur dan ketua komite yang setiap hari mengurusi pandemi COVID-19 itu semata-mata karena kewajiban saya sebagai pemimpin," ujarnya dari Gedung Pakuan Bandung.

Menurut Kang Emil, pandemi COVID-19 sangat berdampak pada banyak sektor, tak hanya kesehatan. Tahun 2020 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi sejarah hidupnya. "Refleksi COVID-19 ini memang luar biasa, 2020 adalah tahun tersulit bagi sejarah hidup saya," ucapnya.

Namun, Kang Emil memberikan optimisme besar pada 2021 dengan kehadiran vaksin yang pada pertengahan Januari ini akan diberikan kepada masyarakat. Ia menegaskan, COVID-19 akan berakhir bila terjadi dalam dua kondisi yaitu yang sakit sembuh oleh obat dan yang sehat mendapatkan imunitas dari vaksin.

"Tahun 2021 vaksin sudah hadir, baik yang dibeli langsung dan akan mulai diberikan pada minggu depan maupun vaksin yang saya menjadi relawan yang akan diumumkan efektivitas keberhasilannya bulan depan. Dengan begitu masyarakat akan menerima vaksin sesuai jadwal karena pandemi ini akan selesai kalau yang sakit sembuh oleh obat dan yang sehat diimun oleh vaksin," bebernya.

Proses vaksinasi yang kemungkinan memakan waktu minimal satu tahun membuat masyarakat harus bersabar. Kang Emil mengingatkan, sambil menunggu vaksinasi selesai, masyarakat diminta tetap beradaptasi dengan kebiasaan baru dan disiplin menjalankan 3M.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

ShopeePay Kembali Hadirkan Google Play Festival

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:15 WIB

Kick Avenue Kembali Gelar Festival KA Fair

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Catat! Tips Aman Menggunakan Pembayaran Digital

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X