• Jumat, 22 Oktober 2021

WhatsApp Tunda Pembaruan Fitur Bisnis Hingga Mei

- Senin, 18 Januari 2021 | 08:20 WIB
istimewa
istimewa

INILAH,  Menlo Park - Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp, akhirnya menunda pembaruan yang bertujuan meningkatkan transaksi bisnis di platform tersebut, setelah meningkatnya kekhawatiran dari pengguna atas kebijakan privasi.

Pengguna WhatsApp menerima pemberitahuan pada awal bulan ini bahwa platform tersebut sedang mempersiapkan kebijakan dan ketentuan privasi baru, yang dapat membagikan beberapa data pengguna dengan aplikasi Facebook.

Hal itu memicu protes global dan membuat banyak pengguna berpindah ke aplikasi perpesanan saingan, termasuk Telegram dan Signal.

Menurut laporan Reuters, WhatsApp mengatakan bahwa mereka akan menunda peluncuran kebijakan baru hingga Mei, yang rencananya dirilis Februari.

Pembaruan tersebut difokuskan pada kemungkinan pengguna untuk mengirim pesan dengan fitur bisnis, dan pembaruan tersebut tidak memengaruhi percakapan pribadi, yang akan terus dilindungi enkripsi ujung ke ujung atau end-to-end encryption.

"Pembaruan ini tidak memperluas kemampuan kami untuk berbagi data dengan Facebook," kata WhatsApp.

"Meskipun tak semua orang berbelanja dengan fitur bisnis di WhatsApp saat ini, kami pikir lebih banyak orang akan memilih untuk melakukannya di masa depan dan penting orang-orang mengetahui layanan ini," WhatsApp menambahkan.

Facebook telah meluncurkan fitur bisnis di WhatsApp selama satu tahun terakhir untuk meningkatkan pendapatan dari unit yang yang tumbuh lebih tinggi, seperti WhatsApp dan Instagram, sembari membentuk infrastruktur e-commerce di seluruh platform Facebook.

Facebook mengakuisisi WhatsApp seharga US$19 miliar pada 2014, tetapi lambat dalam menghasilkan uang.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Tips Hilangkan Nyeri Sendi dari Dokter Zaidul Akbar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:44 WIB
X