• Kamis, 23 September 2021

UMG IdeaLab Dorong Terobosan Teknologi Kesehatan

- Kamis, 28 Januari 2021 | 09:10 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Jakarta - Memasuki tahun 2021, UMG IdeaLab, perusahaan venture builder besutan inovator teknologi Kiwi Aliwarga memasuki babak baru dalam pengembangan teknologi 4.0 dalam kehidupan masyarakat, salah satunya teknologi kesehatan.

Melalui Widya Imersif Teknologi, Aryaguna Technology, ProSehat, dan Perawatku, inovasi buatan anak bangsa yang dihadirkan UMG IdeaLab mampu menciptakan teknologi kesehatan yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan pribadi secara digital dan kemajuan healtech bagi para nakes di Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis, terdapat kurang dari sepuluh dokter di antara 10.000 orang di Indonesia, dan Kementerian Kesehatan menyebut jumlah penduduk lebih dari 200 juta hanya mempunyai 10.168 puskesmas, 2.877 rumah sakit, 9.205 klinik, dan 30.260 apotek. Sementara, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 196,7 juta pengguna.

"Dengan data tersebut, akses layanan kesehatan masyarakat belum sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan, tetapi potensi masyarakat untuk mengakses teknologi digital terbilang cukup tinggi. Maka, UMG IdeaLab terus berkomiten mengembangkan solusi teknologi demi memenuhi layanan kesehatan kepada masyarakat luas, terlebih pada masa pandemi saat ini," ujar Managing Partner UMG IdeaLab Kiwi Aliwarga.

Widya Imersif Teknologi, startup asal Yogyakarta menghadirkan perangkat keras Kios Sehat dan jam tangan sehat WISH ke tengah masyarakat. Dengan bentuk serupa mesin ATM dan memiliki peran sebagai support system tenaga kesehatan, Kios Sehat mampu melakukan pengecekan, diagnosa, dan edukasi kesehatan. Teknologi ini memiliki fitur utama mengukur tinggi dan berat badan, suhu tubuh, hemoglobin, hingga kadar gula dan tekanan darah.

"Kios Sehat saat ini sudah mulai digunakan di klinik ProSehat di kawasan Palmerah Jakarta dan akan segera hadir di PMI Yogyakarta dan di Islamic Center Arrahmah Cibubur. Kios sehat memudahkan pengguna untuk mengetahui kondisi tubuhnya secara lebih praktis dibandingkan medical check up secara konvensional," jelas Azman Latif, VP Technology Widya Imersif Teknologi.

Serupa dengan Kios Sehat, jam tangan pintar WISH memiliki fitur yang berfungsi sebagai early warning system Covid-19. WISH mampu mendeteksi kondisi tubuh abnormal pengguna, di mana ketika pengguna mengetahui kondisi anomali dapat langsung melakukan konsultasi telemedicine dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut. Hasil record kondisi tubuh pribadi kedua produk unggulan Widya Imersif Teknologi ini dapat diakses melalui smartphone dan pengguna dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya di layanan telemedisin ProSehat.

Dalam perkembangan healthtech, startup ProSehat yang diprakarsai oleh dr. Gregorius Bimantoro mengusung telehealth connected device, di mana pencegahan dan pemeliharaan kesehatan dilakukan secara virtual. Saat ini sudah berjalan program pemantauan kesehatan di perusahaan yang menggunakan layanan ProSehat dengan memanfaatkan telemedisin yang dikhususkan untuk Corporate Health.

Inovasi lainnya, yakni dari Aryaguna Technology adalah E3D berkonsep 3D imaging & VR Training Health. Produk E3D dapat mengubah hasil CT scan dan MRI menjadi bentuk 3D, sehingga memudahkan pasien untuk memahami hasilnya secara visual. Bagi dokter, 3D imaging mampu mengefisiensikan waktu dalam mengambil keputusan atau tindakan yang dibutuhkan pasien. Selain itu, hasil 3D imaging dapat dicetak menjadi objek 3D menggunakan 3D print.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

X