• Sabtu, 4 Desember 2021

GBG Tawarkan Platform Pusat Keamanan Data

- Jumat, 29 Januari 2021 | 09:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Jakarta - GBG, perusahaan teknologi global dalam manajemen fraud dan compliance, verifikasi identitas, dan intelijen data berbasis lokasi, mengumumkan peluncuran GBG Intelligence Center.

Solusi ini dihadirkan guna menjawab persoalan meningkatnya penipuan keuangan siber, "terlebih dengan adanya kejahatan rekayasa sosial dan pencurian identitas selama masa pandemi, GBG telah melihat bagaimana intelijen data di keamanan endpoint, asosiasi identitas, validasi alamat email, dan kemampuan penilaian lewat telepon telah membantu memitigasi usaha penipuan keuangan. Jadi mengembangkan solusi pencegahan penipuan sangatlah penting untuk mengatasi ancaman berbahaya yang semakin banyak bermunculan," kata Dev Dhiman, APAC Managing Director of GBG, dalam keteranganya yang dipaparkan di acara virtual media briefing dan launching GBG Intelligence Centre, Rabu (27/1).

Hal ini bisa dilihat dari solusi GBG Intelligence Center, yang memiliki fraud engine, manajemen risiko digital, dan platform intelijen. "Kemampuan Intelligence Center dapat membantu organisasi untuk melakukan proses validasi dan verifikasi yang lebih baik, serta menilai profil, perilaku, dan tujuan dari individu atau entitas lainnya di seluruh cabang, web, perangkat bergerak, dan aplikasi. GBG Intelligence Center juga dapat mengubah data mentah menjadi intelijen data untuk meningkatkan akurasi dan deteksi penipuan," lanjut Dhiman.

Saat ini di Indonesia sudah ada tujuh pengguna yang sudah menerapkan GBG Intelligence Center. Beberapa di antaranya adalah bank Buku 4 (bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun) BUMN di Indonesia, serta sejumlah bank papan atas, perusahaan pay-later, perusahaan jasa keuangan konsumen, serta perusahaan pembangunan dan asuransi di Australia.

Kemudian salah satu bank BUMN ternama kini telah mengintegrasikan GBG Intelligence Center dalam upaya menuju visi mereka untuk memberikan pengalaman pelanggan dan layanan keuangan digital terbaik. "GBG Intelligence Center telah diterapkan di lebih dari 100 cabang bank tersebut untuk mendukung portofolio layanan perbankan ritelnya, termasuk pinjaman pribadi dan rumah, kartu kredit, dan aplikasi pembiayaan mobil," jelasnya.

Saat ini, tambah Dhiman bank tersebut dapat melakukan pengambilan keputusan secara langsung dan mereka juga telah meningkatkan efisiensi onboarding konsumen baru sampai dengan 85 persen.

"Hal ini didukung oleh perkembangan dari proses pengajuan pinjaman dan persetujuan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi semi-otomatis. Dengan menggunakan Intelligence Center, bank dapat mengakses dan mengasimilasi data dari sumber-sumber data lain termasuk gudang data internal milik bank," tambahnya.

Selain itu, sumber data eksternal seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) juga dapat digunakan untuk memperoleh profil pemohon pinjaman yang holistik dan akurat.

Lalu guna meningkatkan kinerja GBG Intelligence Center juga mengabarkan akan segera terhubung ke sumber data telekomunikasi lokal seperti Telkomsel, Indosat, XL-Axiata, dan ASLI RI untuk meningkatkan efisiensi pencegahan penipuan dan onboarding. Untuk mendukung perbankan offline maupun berbasis aplikasi, GBG Intelligence Center dilengkapi dengan solusi manajemen fraud secara end-to-end yang dapat membantu bank dalam mengelola sekitar 5.000 pendaftaran setiap hari untuk tahun ini.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

X