• Minggu, 28 November 2021

Xiaomi Masuk Daftar 100 Inovator Global Untuk Ketiga Kali

- Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:45 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Jakarta- Xiaomi, kembali tercatat dalam daftar 100 lembaga yang menjadi inovator global untuk tiga tahun berturut-turut. Pencapaian ini adalah buah dari komitmen pada inovasi dan kemauan untuk menjelajahi batas teknologi selama sepuluh tahun sejak Xiaomi berdiri demi meningkatkan kualitas hidup penggunanya melalui produk teknologi.

 

Daftar 100 Perusahaan Inovator Global yang memasukkan Xiaomi di dalamnya dirilis oleh Clarivate Analytics, perusahaan penyedia solusi untuk mendorong dan mengembangkan inovasi. Metodologi yang digunakan untuk menghimpun 100 perusahaan yang masuk ke dalam daftar tersebut tidak sekadar menghitung dari jumlah paten yang dihasilkan, tetapi juga faktor lain seperti pengaruh dari paten, tingkat keberhasilan dalam pendaftaran paten, serta investasi yang dilakukan untuk mendorong munculnya paten-paten tersebut.

 

Penjelasan yang didapatkan dari laporan ini, Xiaomi masuk sebagai perusahaan di sektor telekomunikasi dan bersanding dengan perusahaan seperti SK Telecom dari Korea Selatan, Qualcomm dari Amerika Serikat, dan NTT dari Jepang. Xiaomi juga menjadi empat perusahaan asal China yang masuk dalam daftar ini bersama Huawei, Tencent, dan China Academy of Telecommunications Technology.

 

Laporan ini menarik benang merah antara tradisi inovasi di dalam perusahaan sebagai salah satu indikator untuk keberhasilan jangka panjang, kesimpulan tersebut didapatkan dari performa perusahaan yang masuk dalam daftar ini selama 10 tahun berturut-turut yang menunjukan tren yang positif.

 

Xiaomi terus menunjukkan komitmennya dalam investasinya untuk riset dan pengembangan, pada tahun 2020, investasi untuk riset dan pengembangan diperkirakan telah mencapai 10 miliar yuan dan rencana untuk merekrut lebih banyak tenaga ahli serta mendaftarkan lebih banyak paten. Per tanggal 31 Desember 2019, Xiaomi sudah memiliki lebih dari 14.000 paten yang diberikan dan lebih dari 16.000 paten tertunda di seluruh dunia. Di antara yang diberikan, lebih dari 6.500 paten telah terdaftar di berbagai negara dan wilayah hukum di luar negeri.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Kompetisi kopi COE pertama Asia digelar oleh Indonesia

Sabtu, 27 November 2021 | 10:40 WIB

Komposer Musikal Stephen Sondheim Tutup Usia

Sabtu, 27 November 2021 | 09:42 WIB
X