• Rabu, 22 September 2021

Brand Sepatu Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi UMKM

- Rabu, 17 Maret 2021 | 08:50 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Jakarta - Selama pandemi COVID-19, banyak pengusaha --terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)-- yang terpaksa menutup bisnisnya karena kesulitan memasarkan produk. Namun, tak demikian saat usaha sudah terdigitalisasi, salah satunya memanfaatkan teknologi lewat e-commerce.

Salah satu pengusaha UMKM yang mendulang cuan saat pandemi COVID-19 bahkan menembus pasar ekspor adalah Uda Irman asal Ciomas, Bogor, Jawa Barat lewat brand produk sepatu wanita Pollenzo kreasinya.

Setelah melewati kegagalan berulang kali mencoba menjadi pengusaha dengan membuat kue dan membuka kafe, pada tahun pertengahan tahun 2000, Uda Irman yang pada saat itu menjadi karyawan toko sepatu, kian bertekad untuk memulai peruntungannya untuk menjadi pengusaha sepatu.

Setelah mencari pengalaman, menggali info, dan mencoba eksperimen desain personalnya, ternyata mendapatkan antusiasme yang cukup baik dan hal itulah yang membekali keberanian Uda Irman untuk memulai bisnis.

Setelah mengumpulkan modal dan membuka usaha sendiri secara offline, memasuki tahun ke-6, bisnisnya tumbang karena menyadari masih minim pengetahuan dan strategi bisnis yang berkelanjutan.

Mulai digitalisasi dan pentingnya eksposur

Akhir tahun 2015, Uda Irman mulai merambah lagi bisnis sepatu ke dunia digital dengan modal seadanya. Ia yakin usahanya bisa berkembang semua itu berkat doa dan dukungan ibunya.

Saat itu, pendekatan bisnis masih diawali secara massal di semua media sosial dengan penjualan kurang lebih 10 transaksi per hari.

Uda Irman kian bersemangat saat melihat teman-temannya bisa mendapatkan pesanan yang banyak. Setelah berupaya mencari tahu, rupanya banyaknya pesanan tersebut dibantu melalui sebuah platform e-commerce yaitu Shopee.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

X