• Senin, 6 Desember 2021

Begini Alur Pendaftaran SBMPTN 2021

- Sabtu, 27 Maret 2021 | 10:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Jakarta - Pendaftaran untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih dibuka hingga 1 April 2021. Bagi mereka yang tidak lolos masuk ke dalam perguruan tinggi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMBPTN) 2021, SBMPTN adalah kesempatan untuk mengejar impian untuk bisa belajar di perguruan tinggi yang diinginkan.

Dalam hal ini, para pendaftar yang ingin lolos dan bisa diterima harus terlebih dahulu mengikuti seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi di Indonesia. Pelaksanaan UTBK oleh LTMPT memiliki keunggulan karena hasil tes kredibel, terstandar dan nilai diberikan secara individu kepada peserta.

Dalam hal ini, UTBK bisa diikuti bagi mereka yang sudah dinyatakan lulus pada tahun 2019, 2020, dan 2021 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021 dengan umur maksimal 25 tahun.

Untuk mengikuti kegiatan ini para peserta sebelumnya hanya diperbolehkan mengikuti UTBK hanya satu kali, nantinya hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk mengikuti SBMPTN 2021 dan Penerimaan di PTN tahun 2021.

SBMPTN 2021 dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan talenta khusus yang ditetapkan PTN, PTKIN dan Politeknik Negeri yang bersangkutan.

Bagi mereka yang masih bingung untuk mengikuti tes seleksi yang diadakan oleh LTMPT, berikut tata cara lengkap untuk mengikuti tes seleksi SMBPTN 2021.

Persyaratan bagi peserta UTBK-SBMPTN

- Memiliki Akun LTMPT dan sudah permanen sebelum penutupan registrasi akun.
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2021 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 -dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).
- Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021). -Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
- Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2019, 2020, dan 2021.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

X