• Kamis, 23 September 2021

Perusahaan Negara Jadi Target Serangan Siber

- Senin, 29 Maret 2021 | 09:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH,  Jakarta - Perusahaan negara seperti BUMN menjadi target favorit para kriminal siber di Asia Tenggara. Desakan transformasi digital yang besar di tengah pandemi dinilai membuat sektor ini dianggap lebih lengah terhadap serangan siber.

Salah satu yang terjadi menimpa Pos Indonesia yang mengklaim telah dicatut oleh oleh penjahat siber atau hacker untuk menipu pengguna jasa pengiriman barang milik BUMN itu melalui spam email.

IT Security Consultant, Yudhi Kukuh mengatakan yang paling mencolok dari spam email yang disebar tersebut adalah phishing link pembayaran menggunakan nama Pos Indonesia dengan nama server, alamat email pengirim dan alamat IP yang berubah-ubah.

"Ini mengindikasikan penggunaan bot yang disuntik ke server atau komputer yang sudah diinfiltrasi, kemudian mengirim spam melalui kontak email yang ada dalam server tersebut," kata Yudhi lewat keterangan tertulis kepada redaksi INILAHCOM.

Laman pembayaran tersebut seperti halnya email yang dikirim masih menggunakan logo Pos Indonesia, dan form tersebut berisi permintaan rincian kartu kredit untuk pembayaran tagihan yang diminta.

Namun uniknya, nominal uang tagihan yang diminta adalah sebesar 36.14 dalam mata uang Rupiah, jumlah yang mungkin akan membuat calon pengirim dan penerimanya bingung.

"Setelah ditelusuri, tautan pembayaran tersebut meniru situs pembayaran dari Rumania. Selain itu, dengan form pembayaran meminta detil kartu kredit, jelas kelompok scammer ini bertujuan mengkoleksi nomor kartu kredit korban untuk dieksploitasi untuk kejahatan siber lainnya," tambah Yudhi.

Serangan random spam email ini tertangkap tangan oleh VIMANAMAIL melalui tahapan filter berlapis saat sedang beraksi menyebar via kontak email dari server-server yang mereka susupi. Diduga konfigurasi yang tidak tepat pada server menyebabkan lubang keamanan yang dieksploitasi penjahat siber.

YudhI kemudian memberi tips atau langkah pencegahan untuk penerima email:

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

X