• Minggu, 28 November 2021

Beli Mobil Listrik Tesla Bisa Pakai Bitcoin

- Selasa, 30 Maret 2021 | 08:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Palo Alto - Pelanggan kini dapat membeli kendaraan listrik Tesla dengan menggunakan bitcoin. Hal tersebut menandai langkah maju yang signifikan untuk penggunaan mata uang kripto dalam perdagangan.

"Anda sekarang dapat membeli Tesla dengan bitcoin," kata CEO Tesla Elon Musk di Twitter.

Dia menambahkan bahwa opsi tersebut akan tersedia di luar AS akhir tahun ini, demikian lansir Reuters.

Pada bulan lalu, Tesla mengatakan bahwa mereka telah membeli bitcoin senilai US$1,5 miliar dan akan segera menerimanya sebagai bentuk pembayaran untuk mobil, dalam langkah besar menuju penerimaan arus utama yang mengirim bitcoin melonjak ke rekor tertinggi hampir US$62.000.

Bitcoin, mata uang digital terbesar di dunia, naik lebih dari 4 persen setelah tweet Musk dan terakhir naik 3,5 persen pada US$56.178.

Musk mengatakan bitcoin yang dibayarkan ke Tesla tidak akan diubah menjadi mata uang tradisional, tetapi dia memberikan beberapa detail lain tentang bagaimana pembayaran bitcoin akan diproses. Dia menyebut bahwa Tesla menggunakan 'perangkat lunak internal' dan 'open source'.

Sebagian besar perusahaan arus utama seperti AT&T Inc dan Microsoft Corp yang memungkinkan pelanggan membayar dengan bitcoin biasanya menggunakan pemroses pembayaran khusus yang mengubah mata uang kripto menjadi, katakanlah, dollar AS dan mengirimkan jumlahnya ke perusahaan.

Seperti mata uang kripto lainnya, bitcoin masih sedikit digunakan untuk perdagangan di negara-negara besar, terhambat oleh volatilitasnya dan waktu pemrosesan yang relatif mahal dan lambat.

Menyusul investasi Tesla dalam bitcoin, perusahaan termasuk Mastercard Inc dan Bank of New York Mellon Corp telah merangkul aset yang muncul, memicu prediksi bahwa bitcoin dan mata uang kripto lainnya akan menjadi bagian reguler dari portofolio investasi.

CEO Uber Dara Khosrowshahi mengatakan perusahaan ride-hailing membahas dan 'dengan cepat menolak' gagasan berinvestasi dalam bitcoin. Namun, dia mengatakan Uber berpotensi menerima mata uang kripto sebagai pembayaran.

Sementara, produsen otomotif raksasa AS, General Motors (GM), mengatakan akan mengevaluasi apakah bitcoin dapat diterima sebagai pembayaran untuk kendaraan mereka. (inilah.com)

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Kompetisi kopi COE pertama Asia digelar oleh Indonesia

Sabtu, 27 November 2021 | 10:40 WIB

Komposer Musikal Stephen Sondheim Tutup Usia

Sabtu, 27 November 2021 | 09:42 WIB
X