• Sabtu, 18 September 2021

Solusi Hadapi Tantangan Gaya Hidup dan Kesehatan

- Senin, 5 April 2021 | 08:45 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Pandemi Covid-19 yang melanda dunia melahirkan kebiasaan baru di tengah masyarakat. Salah satunya adalah dalam menjaga kesehatan sehari-hari, seperti olahraga dan menjaga kebersihan.

Menurut hasil studi The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di Asia termasuk Indonesia, dalam meningkatkan kesehatan mereka dan memperlihatkan peran teknologi digital untuk menjawab tantangan tersebut, khususnya di masa pandemi ini.

Studi yang melibatkan 5.000 orang dewasa di 13 pasar di Asia antara Agustus dan September 2020 tersebut mengungkap bahwa keterbatasan finansial serta akses ke fasilitas kebugaran dan olah raga menjadi dua tantangan terbesar bagi masyarakat di Asia, termasuk Indonesia, dalam upaya meningkatkan kesehatan mereka selama setahun ke depan. Dalam hal kesiapan menghadapi krisis akibat kondisi medis, hanya 29% responden dari Indonesia yang mengaku siap menghadapi tantangan tersebut, paling rendah dibanding tingkat kesiapan masyarakat di negara Asia lainnya.

Di sisi lain, studi ini juga mengungkap peran teknologi digital untuk menjawab tantangan serta kesenjangan kesehatan. Hasil studi mengungkap bahwa tingkat penerimaan teknologi kesehatan digital pribadi di Indonesia lebih tinggi dibanding negara Asia lainnya, dengan lebih dari setengah (54,3%) responden dari Indonesia terbuka untuk pemanfaatan teknologi ini. Tingkat penerimaan ini di atas rata-rata tingkat penerimaan masyarakat di Asia yang hanya sebesar 43,9%.

Lebih lanjut lagi, media sosial menjadi sumber informasi yang paling umum digunakan di Indonesia dan tingkat pemanfaatannya sebagai sumber informasi kesehatan bahkan menjadi yang terbesar di Asia setingkat dengan Thailand. Menurut data APJII yang dirilis di November 2020, sebagian besar masyarakat Indonesia memang memilih mengakses internet melalui ponsel. Dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 196,7 juta dari total populasi, sebanyak 95,4% menggunakan perangkat smartphone untuk mengakses internet.

Menelisik lebih dalam data The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer mengungkap bahwa peran teknologi digital akan semakin besar untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Mayoritas atau 67% responden di Indonesia mengatakan bahwa aplikasi kesehatan mobile bermanfaat bagi mereka untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan dan 68,7% responden Indonesia mengatakan bahwa mereka akan menggunakan lebih banyak teknologi kesehatan digital pribadi selama tiga tahun ke depan untuk meningkatkan kesehatan mereka.

"Kami terus berupaya mewujudkan aspirasi dalam membantu masyarakat hidup lebih sehat dan sejahtera agar bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya. Salah satu cara mewujudkannya adalah melalui transformasi digital untuk melakukan inovasi yang berpusat pada kebutuhan nasabah, dan pandemi telah mengakselerasi transformasi tersebut," ujar Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, di Jakarta.

"Aplikasi mobile Pulse by Prudential yang kami luncurkan tahun lalu menjadi bagian dari strategi besar kami untuk mewujudkan aspirasi tersebut dan juga menjawab tantangan kesehatan serta membantu menjembatani kesenjangan perlindungan kesehatan di Indonesia. Studi The Pulse of Asia - The Health of Asia Barometer lebih jauh mengungkap bagaimana teknologi kesehatan digital semakin memegang peranan penting dalam kehidupan kesehatan kita," imbuhnya.

Sejak diluncurkan pada Februari 2020, aplikasi kesehatan mobile all-in-one Pulse, disebut sebagai We Do Pulse di Google Play Store dan Apple App Store, telah diakses oleh lebih dari 6,4 juta pengguna di Indonesia dan membantu mereka untuk mengelola kesehatan secara proaktif kapan pun dan di mana pun didukung kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan informasi real-time.

Halaman:

Editor: JakaPermana

Terkini

7 Film yang Bisa Temani 'Berkeliling Indonesia' di Rumah

Sabtu, 18 September 2021 | 09:24 WIB

5 Tips agar Akhir Pekanmu Lebih Bahagia

Sabtu, 18 September 2021 | 08:38 WIB

5 Resep Sarapan Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat

Sabtu, 18 September 2021 | 08:13 WIB
X