• Minggu, 28 November 2021

Menyambut Transisi Menuju Kendaraan Listrik

- Selasa, 8 Juni 2021 | 15:20 WIB
istimewa
istimewa

Salah satu produsen besar untuk kendaraan di Jerman baru-baru ini berkomitmen menuju model kendaraan perusahaan tunggal yang prosesnya dimulai dengan konsep paling awal dan berevolusi mulus mulai dari teknis (engineering) hingga pemasaran dan manufaktur, di mana spesifikasi tepat kendaraan pelanggan bisa dimuat ke HMI. Saat Anda melihat ke bawah untuk menyaksikan bagaimana sistem elektrik kendaraan memanen daya saat Anda menurunkan kecepatan, ini akan jadi kendaraan Anda sesungguhnya, dengan warna dan trim yang tepat, dengan ban pilihan Anda. Ketika ban ini berputar, alih-alih biaya besar yang disebabkan oleh proses menciptakan gerakan seperti flip book, gambar tersebut akan dikalkulasikan ulang secara real time saat berputar, memberikan fleksibilitas penuh dan kualitas visual yang sangat baik bagi para perancang.

HMI masa depan harus bisa dikonfigurasikan untuk kendaraan perseorangan, bisa disesuaikan dengan tiap penumpangnya dan bisa diupdate sepanjang hidup kendaraan tersebut

Ini membawa kita ke langkah besar selanjutnya: pembaruan over the air dan layanan berbasis cloud. Roadmap teknis untuk HMI ternyata penting, tak hanya untuk kesuksesan pemanfaatan teknologi kendaraan baru, tetapi juga aliran pendapatan baru.

Telepon genggam adalah pintu gerbang ke layanan tambahan dan personalisasi. Namun, dalam satu kendaraaan, hal ini bisa jadi lebih canggih. Bagaimana dengan pengalaman augmented reality yang memberikan fakta-fakta menarik dan cerita mengenai landmark yang disoroti saat Anda melintas?

Kami sudah menyebutkan tiga disruptor besar - EV, ADAS, dan layanan berbasis cloud semuanya akan memberikan manfaat lebih saat diimplementasikan bersama dengan generasi terbaru dari HMI berteknologi tinggi. Petunjuknya ada di namanya: Human-Machine Interface. Saat teknologi kendaraan dan layanan berevolusi, HMI menjadi titik sentuh yang paling kuat antara produk industri kami dan pelanggan kami, dengan Unreal Engine yang membantu untuk mempercepat pengembangan ini," ucap Dean Reinhard. (inilah.com)

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Kompetisi kopi COE pertama Asia digelar oleh Indonesia

Sabtu, 27 November 2021 | 10:40 WIB

Komposer Musikal Stephen Sondheim Tutup Usia

Sabtu, 27 November 2021 | 09:42 WIB
X