• Minggu, 5 Desember 2021

Fitur Baru iPhone 13 Bisa Jadi Solusi di Kala Bencana

- Kamis, 2 September 2021 | 10:20 WIB
ilustrasi
ilustrasi

INILAH, Bandung-Rumor kecanggihan ponsel pintar iPhone 13 semakin banyak beredar menjelang peluncuran resmi pada 14 September nanti. Salah satu paling bikin perbedaan yang mengejutkan adalah kemampuan iPhone 13 yang memiliki konektivitas satelit.

Macrumuors 
melansir,  analis iPhone Ming-Chi Kuo mengatakan iPhone 13 telah ditanamkan kemampuan melakukan panggilan dan internet melalui konektivitas satelit. Hal ini terjadi karena iPhone 13 telah melakukan modifikasi ada chip Qualcomm X60. Alhasil ponsel pintar baru itu nantinya bisa langsung terhubung dengan sistem komunikasi satelit orbit rendah (Low Earth Orbit).

Jadinya ketika tidak ditemukan satu pun jaringan yang ada, 4G atau pun 5G, iPhone 13 tetap mampu melakukan panggilan dan terkoneksi internet. Bahkan dengan koneksi satelit tidak mengandalkan infrastruktur menara BTS di daratan sehingga jangkauannya lebih luas dibanding telepon berbasis GSM yang artinya bisa efektif dipakai untuk membantu komunikasi di daerah terdampak rawan bencana yang terjadi seperti di Indonesia.

Saat ini sistem komunikasi satelit orbit rendah atau LEO memang tengah jadi proyek prestisius. Hal ini ditandai dengan akuisisi perusahaan satelit orbit rendah, Swarm Technologies oleh Starlink, perusahaan internet dan komunikasi milik Elon Musk. Swar Technologies telah mengirimkan banyak satelit ke orbit rendah Bumi sebagai jembatan komunikasi dan internet berkekuatan tinggi. Hal inilah yang coba dimanfaatkan Starlink agar menjadi perusahaan internet besar di masa depan.

Tetapi Starlink bukan satu-satunya perusahaan yang menggunakan satelit LEO untuk konektivitas. Hughesnet dan OneWeb baru-baru ini juga memutuskan bekerja sama agar bisa bersaing dengan Starlink.

Untuk iPhone 13, Ming-Chi Kuo menduga akan memanfaatkan jaringan satelit yang dimiliki Globalstar. Namun, dia belum memastikan apakah layanan ini akan hadir ke smartphone sebagai fitur gratis atau hanya bekerja untuk aplikasi-aplikasi milik Apple seperti iMessage dan FaceTime.

Di sisi lain, dia menunjukkan konektivitas komunikasi satelit bukan hal yang baru bagi produk Apple. Perusahaan konon berencana untuk memasukkan fitur ini di berbagai perangkat yang dapat mencakup headset, mobil listrik, dan aksesori perangkat Internet of Things (IoT) lainnya. (inilah.com)

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X