• Selasa, 26 Oktober 2021

Pemuda Peduli Kembangkan SocioTraveler jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda

- Kamis, 23 September 2021 | 15:48 WIB
Relawan Pemuda Peduli Bandung (Ghiok Riswoto)
Relawan Pemuda Peduli Bandung (Ghiok Riswoto)

INILAHKORAN,Bandung- Program Jelajah Desa yang digulirkan Relawan Pemuda Peduli Bandung mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti begitu digulirkan 400 pendaftar pun turut serta dalam program social traveling tersebut.

Jelajah Desa merupakan kegiatan wisata yang dikemas dengan nuansa berbagi atau social traveling. Tak hanya dapat berwisata, peserta juga diajak untuk turut berbagi.

CEO Pemuda Peduli, Said Alwy mengungkapkan, Pemuda Peduli merupakan sebuah NGO yang bergerak fokus di bidang pendidikan dan aktivasi anak muda melalui program social traveling.

Program ini menurut Alwy merupakan perpaduan antara volunteer dan tourism di mana para anak muda bukan hanya berwisata namun diselipkan juga kegiatan berbagi di dalamnya.

"Beberapa program yang kita gulirkan ada Jelajah Desa dan Bandung Sisi Sini. Alhamdulillah sejak digulirkan responnya sangat bagus. Ini tentu menjadi bukti nyata konsep bertamasya sambil berbagi itu bisa dikembangkan," ungkap Alwy.

Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung: 1.677 Sekolah Diizinkan Gelar PTM Terbatas

Said Alwy menambahkan, tujuan dari Jelajah Desa sendiri untuk meningkatkan kualitas masyarakat pedesaan dan bekerja sama dengan generasi muda untuk bergerak bersama menjadi agen perubahan Indonesia yang merata.

Sedangkan Bandung Sisi Sini merupakan sebuah program social packer berupa perjalanan wisata sambil berkegiatan sosial yang dilaksanakan di wilayah Bandung selama satu hari. Tujuannya, untuk melihat Bandung dari sisi yang berbeda. Mulai dari tempat wisata, masyarakat, kuliner dan keunikan khas kota Bandung.

Said Alwy menambahkan, konsep sociotraveler yang dicanangkan Pemuda Peduli dapat menjadi lahan untuk relawan mempelajari kultur yang ada di masyarakat sekitar tempat kunjungan.

"Kita ingin belajar, gimana sih mereka bisa bertahan dengan minimnya penggunaan gadget. Dan yang menjadi kejutan, mereka hidup di sana dengan stabil," ungkap Alwy.

Baca Juga: 6 Bulan Kabur, Tersangka Investasi Bodong Ir Ditangkap di Sumedang

Aly menambahkan, bukti konsep Sociotraveler mampu menjadi daya tarik dan gaya hidup kalangan anak muda adalah dengan antusiasnya pendaftar.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X