• Kamis, 7 Juli 2022

Duh! Main Ponsel Sebelum Tidur Bisa Naikkan Berat Badan, Begini Penjelasannya

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 22:03 WIB
Pexels/SHVETS production
Pexels/SHVETS production

INILAHKORAN, Bandung - Bermain ponsel sebelum tidur mungkin menjadi kebiasaan umum yang dilakukan kebanyakan orang saat ini.

Akan tetapi, ternyata kebiasaan itu bisa mempengaruhi kenaikan berat badan bahkan menimbulkan obesitas.

Dilansir dari The Ladder, Selasa 5 Oktober 2021, penelitian  yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine ini mengamati gaya hidup 44 ribu wanita di AS. Hasilnya, mereka yang menyalakan perangkat gawai berpeluang lebih tinggi menambah berat badan atau menjadi obesitas selama enam tahun ke depan.

Baca Juga: Mau Turunkan Berat Badan? Konsumsi 6 Jenis Buah Ini


Peserta yang terpapar sinar biru sebelum tidur bertambah 5 kilogram selama lima tahun, dibanding mereka yang tidak terpapar cahaya biru. Kelompok cahaya biru juga memiliki peluang sebanyak 30 persen untuk menjadi gemuk.

"Secara evolusioner kita seharusnya tidur di malam hari, di tempat yang gelap. Ini jauh lebih penting daripada yang disadari orang karena berbagai macam alasan kesehatan," jelas penulis utama Dale Sandler, seorang ilmuwan dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan.

Namun yang perlu dicatat bahwa penelitian ini hanya menemukan hubungan antara penambahan berat badan dan cahaya biru. Para penulis tidak dapat menjelaskan pola makan yang tidak sehat dan minim aktivitas fisik atau olahraga.

Baca Juga: Pinterest larang semua iklan terkait penurunan berat badan

Meskipun banyak penelitian telah menguraikan efek negatif cahaya biru pada ritme sirkadian dan kesehatan otak secara umum, ada banyak penelitian yang menyatakan bahwa dampak cahaya biru tidak terlalu buruk.

Bahkan sebuah studi baru dari University of Manchester menemukan bahwa cahaya biru dengan kombinasi yang tepat dari lampu yang redup di malam hari dan cahaya yang lebih terang di siang hari, sebenarnya dapat memberikan manfaat kesehatan.***(Firda Rachmawati)

 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahas Tuntas Profesi Java Developer

Kamis, 7 Juli 2022 | 17:29 WIB
X