• Senin, 29 November 2021

Investor 'Jirisan' Panik Usai Dramanya Dikritik dan Gagal Memenuhi Ekspektasi

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:46 WIB
 K-drama 'Jirisan' baru menayangkan dua episode. Tapi, kritik dari publik terus mengalir deras. (Instagram/@tvn_drama)
K-drama 'Jirisan' baru menayangkan dua episode. Tapi, kritik dari publik terus mengalir deras. (Instagram/@tvn_drama)

INILAHKORAN, Bandung - K-drama 'Jirisan' baru menayangkan dua episode. Tapi, kritik dari publik terus mengalir deras.

Serial tvN ini sebelumnya menjadi berita utama karena efek CGnya yang amatir dan menimbulkan kritik tanpa henti dari netizen dan sutradara film.

Melihat banyaknya kritik dari publik, tampaknya investor mulai mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap serial tersebut.

Baca Juga: Start Terbaik Milan Sejak 1954, Iniklah Tanda-tanda Scudetto?

Dilaporkan oleh media setempat, perusahaan produksi Jirisan, AStory mengalami penurunan harga salam secara terus menerus hingga 20%.

Menurut laporan tersebut, saham AStory dihargai sekitar 35,20 dollar per saham, tetapi setelah pemutaran drama tersebut, harga saham turun menjadi sekitar 8,04 dollar per saham hanya dalam satu hari.

Tak hanya itu, perusahaan produksi lain yang ikut memproduksi Jirisan, Studio Dragon juga mengalami penurunan harga saham usai pemutaran episode kedua drama tersebut.

Alur cerita Jirisan berputar di sekitar Gunung Jiri di Korea Selatan, jadi tidak mengherankan bahwa sebagian besar adegan akan diedit dengan grafik komputer karena bahaya gunung yang tidak diketahui.

Baca Juga: Wow! Iko Uwais jadi penjahat di The Expendables 4, Adu Akting dengan 50 Cent hingga Andy Garcia

Efek grafik komputer inilah yang menjadi bentuk kekecewaan netizen dan menimbulkan kritik.

Akan tetapi tampaknya kritik tersebut belum memengaruhi peringkat pemirsa dari serial ini, karena episode kedua mencapai 14,4% yang mengesankan.

Baca Juga: Persib Satu-satunya Tim Tak Terkalahkan di BRI Liga 1, Begini Kata Robert Alberts

Ada harapan yang sangat tinggi untuk Jirisan jauh sebelum pemutaran perdana, karena hype para pemain, plot, dan kru produksi tanpa sadar membentuk tim A-List untuk seri ini.***(Firda Rachmawati)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X