• Kamis, 27 Januari 2022

Roy Suryo Sebut Tubagus Joddy Alami Microsleep, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

- Selasa, 9 November 2021 | 09:12 WIB
Pakar Telematika, Roy Suryo meyakini Tubagus Joddy mengalami microsleep dalam kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. (Dok.Instagram-Tiktok/@tubagusjoddy-@kikiorangtajir )
Pakar Telematika, Roy Suryo meyakini Tubagus Joddy mengalami microsleep dalam kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. (Dok.Instagram-Tiktok/@tubagusjoddy-@kikiorangtajir )
 
INILAHKORAN, Bandung - Kecelakaan maut yang menewaskan artis Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah di Tol Nganjuk diduga karena sopir Tubagus Joddy mengantuk. Simak penjelasannya dari Roy Suryo
 
Akan tetapi, Pakar Telematika Roy Suryo tidak yakin dengan dugaan tersebut. Dia lebih menyoroti kemungkinan Tubagus Joddy mengalami microsleep.
 
Roy menyebut, kemungkinan ada dua penyebab kecelakaan fatal tersebut. Yang pertama adalah fatigue yang memicu microsleep, yang ia sebut berbeda dengan mengantuk.
 
"Fatigue itu blank di tengah jalan karena yang namanya microsleep. Jadi tiba-tiba dia 'eh' (menirukan reaksi terperanjat)," jelas Roy.
 
 
Kemungkinan kedua menurut Roy adalah distraksi yang terjadi karena mengemudi sambil bermain ponsel. Hal itu diketahui dari unggahan di Instagram Story Tubagus Joddy sebelum kecelakaan.
 
Lalu apa itu microsleep?
 
Microsleep saat berkendara menjadi salah satu kondisi yang bisa menyebabkan kecelakaan. Kondisi ini adalah suatu kejadian hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena mengantuk.
 
 
Dikutip dari Healthline, Selasa 9 November 2021, microsleep bisa ditandai dengan gerakan kepala seperti mengangguk dan mengedipkan mata terlalu sering. Setelah mengalaminya, biasanya Anda sering terbangun dengan perasaan lebih segar dalam waktu singkat.
 
Microsleep ini merupakan kondisi di mana seseorang tertidur dalam beberapa detik dan tidak disadari. Biasanya microsleep terjadi saat seseorang melakukan aktivitas monoton dengan waktu yang cukup lama, salah satunya berkendara.
 
Setidaknya ada tiga penyebab yang bisa meningkatkan risiko mengalami microsleep, di ataranya:
 
 
1. Gangguan Tidur
 
Orang yang memiliki riwayat gangguan tidur seperti insomnia atau apnea tidur lebih berisiko terserang microsleep saat beraktivitas. Sebab, penurunan kualitas dan kuantitas waktu tidur bisa menyebabkan penurunan kerja otak pada siang hari.
 
2. Kerja Shift Malam
 
Seseorang yang sering bekerja shift malam berisiko mengalami microsleep karena adanya perubahan waktu tidur. Lazimnya, malam hari adalah waktu Anda beristirahat, bukan bekerja. Micrsoleep sangat mungkin terjadi saat masa transisi waktu tidur.
 
3. Memiliki Utang tidur
Bila Anda sering tidur malam kurang dari 6 jam bisa menyebabkan Anda memiliki utang tidur. Banyaknya utang tidur bisa meningkatkan risiko mengalami microsleep sewaktu-waktu.
 
 
Cara Mencegah Microsleep
 
Anda bisa mencoba empat cara yang bisa dilakukan untuk menghindari microsleep, khususnya ketika sedang atau akan berkendara, antara lain:
 
1. Mengonsumsi Kopi
 
Tidak ada salahnya mengonsumsi kopi jika Anda kurang tidur. Namun ingat, kafein pada kopi butuh waktu 30 menit untuk dapat bereaksi pada tubuh.
 
2. Beraktivitas
 
Anda bisa melakukan aktivitas yang membuat tetap terjaga seperti mengobrol saat berkendara. Berbicara dengan orang lain saat berkendara tentu butuh konsentrasi tinggi. Dengan cara ini, Anda bisa mengurangi rasa mengantuk dan mencegah microsleep.
 
 
3. Tidur Cukup
 
Ingatlah untuk tetap tidur dengan waktu tidur yang cukup antara 7-9 jam sehari. Tidur cukup dapat membuat pikiran dan badan menjadi lebih segar. Anda pun bisa terhindar dari microsleep.
 
 
4. Istirahat Jika Mengantuk
 
Bila rasa lelah atau mengantuk selama berkendara menyerang, segera berhenti dan gunakan waktu untuk tidur sejenak. Apalagi jika berkendara jarak jauh, maka Anda disarankan beristirahat setiap 1-2 jam sekali.***(Firda Rachmawati).
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X