Tak Ada Rencana Keluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM, HYBE Dikabarkan Coba Negosiasi Kuasa Hukum Korban

HYBE nampaknya tidak akan mengeluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM setelah dikabarkan agensi mencoba negosiasi dengan kuasa hukum korban.

Tak Ada Rencana Keluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM, HYBE Dikabarkan Coba Negosiasi Kuasa Hukum Korban
Tak Ada Rencana Keluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM, HYBE Dikabarkan Coba Negosiasi Kuasa Hukum Korban.

INILAHKORAN, Bandung - Sudah tiga hari sampai hati ini, Rabu, 25 Mei 2022, tagar #garamOUT menjadi trending twitter terkait kontroversi bulliying yang melibatkan Kim Garam LE SSERAFIM.

Tagar #garamOUT ini menjadi trending setelah beredarnya foto editan diduga Jennie BLACKPINK dan V BTS tengah bersama dan dijadikan pengalihan isu dari kontroversi Kim Garam LE SSERAFIM.

Karena hal tersebut, banyak netizen kecewa atas tindakan HYBE dan meminta Kim Garam untuk dikeluarkan dari girl grup LE SSERAFIM.

Namun nampaknya, HYBE akan mempertahankan Kim Garam tetap berada di girl grup LE SSERAFIM.

Baca Juga: Kontrak BLACKPINK Habis Tahun 2023 dan Dirumorkan Akan Bubar, Begini Tanggapan Lisa

Kim Garam LE SSERAFIM juga baru-baru ini hiatus dari aktivitas girl grup LE SSERAFIM setelah kontroversi bulliyingnya melanda media.

Seorang mantan teman sekolah Kim Garam menuduhnya melakukan kekerasan di sekolah dan banyak orang lain yang menguatkan tuduhan tersebut.

Setelah ketidakhadirannya dalam tim, girl grup LE SSERAFIM terus berpromosi di acara musik sebagai tim dengan lima orang member.

Penggemar K-Pop curiga bahwa perusahaan HYBE tidak berencana untuk mengeluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM.

Baca Juga: Baru Debut Awal Tahun 2022, Grandline Group Resmi Umumkan Sitala Keluar dari H1-KEY

Dengan LE SSERAFIM terus mempromosikan tetapi tidak memposting foto atau pembaruan jadwal seperti biasa, penggemar berteori bahwa perusahaan tersebut mengurangi jejak digital mereka tanpa Kim Garam.

HYBE tampaknya tidak memiliki rencana untuk mengeluarkan Kim Garam dari LE SSERAFIM secara permanen.

Joongang Daily juga telah melaporkan bahwa menurut perwakilan industri, HYBE tidak meninjau rencana apa pun untuk girl grup yang baru saja debut tersebut.

Perwakilan industri menerima wawancara dari Joongang Daily hanya untuk berhubungan dengan teori penggemar.

Baca Juga: Kim Woo Bin Dinyatakan Positif Covid-19, Drama 'Our Blues' Akan Tetap Tayang

"Saat mereka terus mengulangi sikap mereka untuk tidak menerima dan menerapkan kritik para penggemar, ketidakpercayaan terhadap HYBE semakin parah," kata perwakilan industri.

"Baru-baru ini, karena fandom sensitif terhadap kekerasan di sekolah, kekerasan seksual, dan seksisme, mereka harus berhati-hati tetapi akan sulit bagi HYBE untuk membuat rencana yang lebih baik daripada tindakan mereka saat ini," lanjutnya.

Lebih lanjut, dilaporkan juga bahwa HYBE telah bertemu dengan Daeryun Law, firma hukum perwakilan untuk tersangka korban Kim Garam, (sebut saja Yoo Eunseo).

Mereka diduga sedang berdiskusi untuk penyelesaian pribadi di luar pengadilan.***


Editor : inilahkoran