• Kamis, 7 Juli 2022

Setiap Tahun, Korban Hilang di Sungai Aare Swiss Mencapai 20 Kasus

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 14:38 WIB
ilustrasi sungai (@pixabay)
ilustrasi sungai (@pixabay)

INILAHKORAN, Bandung- Duta Besar Indonesia untuk Swiss Muliaman Hadad mengatakan dalam setiap tahun terdapat 15 sampai 20 kasus yang serupa menimpa Putra Sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz di Sungai Aare Swiss. Di mana Emmeril hilang saat berenang di Sungai Aare pada Kamis (26/5/2022).

Menurut Muliaman, jumlah kasus hilang di Sungai Aare cukup banyak lantaran memang cukup banyak orang yang berenang di lokasi tersebut. Terutama pada akhir pekan, di mana lebih banyak masyarakat memanfaatkan Sungai Aare untuk berenang,

"Kejadian serupa 15 sampai 20 kasus setiap tahun," ujar Muliaman, Sabtu (28/5/2022).

Kendati demikin, Muliaman memastikan, regu penyelamat khususnya tim SAR akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan Eril. Di mana pada hari Sabtu (28/5/2022) pencarian akan dilanjutkan dengan lebih intesif.

Baca Juga: Begini Cara Orang Tua Jisoo BLACKPINK Mendidik Anaknya: Mereka Lebih Liberal

Berdasarkan Tim SAR, Muliaman menjelaskan, ada tiga waktu kritis yang penting ditemukannya korban hilang berdasarkan pengalaman selama bertahun-tahun menjaga Sungai Aare. Dia menjelaskan, beberapa korban ditemukan pada hari ketiga pascakejadian.

"Tapi mayoritas kejadian serupa itu ditemukan dalam tiga minggu, jadi menurut pengalaman mereka puluhan tahun menjaga sungai ini 99 persen ditemukan dalam tiga minggu," katanya.

Lebih lanjut, Muliaman pun memastikan, bahwa Pemerintah Swiss telah memberikan informasi yang sangat detail terkait Sungai Aare ini. Termasuk terkait peringatan di lokasi berupa rambu-rambu.

Baca Juga: Geo Dipa Energi Bahas Komitmen Lahan Kompensasi IPPKH

Selain itu, terdapat juga website yang dapat diakses oleh masyarakat yang menginformasikan kondisi Sungai Aare secara update.

"Setiap saat kita bisa mengecek juga website dari pengelola sungai yang sering diacu masyarakt berapa arus air hari ini. Pihak pemerintah sudah menyampaikan data yang lengkap termasuk perkiran arus derasnya tapi rata rata  180-230 meter kubik per detik," katanya. (riantonurdiansyah)***

 
 

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X