Maroon 5 Kembali Dikecam Orang Korea Karena Desain Poster Tur Dunia Mereka?

Bang ternama Amerika Maroon 5 kembali dikecam orang Korea karena menggunakan bendera matahari terbit di desain poster tur dunia mereka.

Maroon 5 Kembali Dikecam Orang Korea Karena Desain Poster Tur Dunia Mereka?
Maroon 5 Kembali Dikecam Orang Korea Karena Desai Poster Tur Dunia Mereka?

INILAHKORAN, Bandung - Di tahun 2022 ini, band Amerika ternama Maroon 5 berencana akan menggelar tur dunia.

Menyusul pengumuman tur dunia Maroon 5 baru-baru ini, orang Korea telah mengungkapkan keprihatinan tentang mereka tentang 'penghinaan' yang dilakukan oleh desain poster di situs resmi Maroon 5.

Maroon 5 mengungkapkan band mereka akan mulai melakukan tur di Quebec City, Kanada pada bulan Juli dan melakukan perjalanan ke Asia untuk tampil di Singapura, Korea, Jepang, Filipina, dan Thailand.

Baca Juga: Spoiler Link Eat Love Kill Episode 9 : Kesedihan Eun Gye Hoon Pecah, Sang Ibu Alami Gangguan Mental

Bagian tur Korea Selatan dijadwalkan pada 30 November 2022 mendatang, di Gocheok Sky Dome, rumah tercinta bagi banyak konser idola K-Pop.

Namun, setelah mengunjungi situs web resmi Maroon 5 dan platform media sosial lainnya, orang Korea menunjukkan desain 'bendera matahari terbit' yang digunakan dalam poster tur dunia dan mengkritik band tersebut karena menggunakan simbol 'yang terkait dengan kekejaman masa perang Jepang'.

Orang Korea, serta negara-negara Asia lainnya yang terkena dampak militerisme dan imperialisme Jepang, telah lama membandingkan bendera atau desain matahari terbit Jepang dengan swastika Nazi, karena angkatan laut kekaisaran Jepang menggunakan bendera tersebut pada awal abad ke-20 ketika Jepang menjajah Korea Selatan.

Baca Juga: Pengacara Amber Heard Minta Putusan Kasus Pencemaran Nama Baik Johnny Depp Dicabut

Sementara Jepang terus menggunakan bendera matahari terbit, Korea Selatan dan negara-negara Asia lainnya telah mendorong larangan penuh pada bendera tersebut.

Seperti yang dikatakan Profesor Alexis Dudden dari University of Connecticut, bendera merupakan bagian dari upaya kolektif untuk membersihkan sejarah agresi kekaisaran Jepang selama perang dunia kedua.

Saat ini, bendera tersebut dikibarkan oleh Pasukan Bela Diri Maritim Jepang, dan versi delapan sinar dikibarkan oleh Pasukan Bela Diri Jepang dan Pasukan Bela Diri Darat Jepang.

Kritik terus berkembang juga karena ini bukan pertama kalinya Maroon 5 menghadapi reaksi keras dari Korea atas desain bendera matahari terbit.

Baca Juga: Buntut Puluhan Orang Gagal Berhaji karena Visa Ilegal, Wamenag: Hati-hati Pilih Biro Perjalanan

Kembali pada tahun 2012, Maroon 5 menggunakan bendera matahari terbit di video musik 'One More Night'.

Kemudian, pada tahun 2019, kibordis Maroon 5 Jesse Carmichael terlibat dalam perseteruan online antara Sean Lennon yang membela bendera dan orang Korea yang merasa tersinggung.

Orang Korea telah berbondong-bondong ke komunitas online dan mendiskusikan kemungkinan memboikot penampilan band Amerika tersebut di Seoul.

Baca Juga: Hindari Dehidrasi, Kemenag Sampaikan Imbauan Jelang Puncak Ibadah Haji

"Mereka masih melakukan ini? TERTAWA TERBAHAK-BAHAK. TIDAK PERGI," ungkap seorang netizen Korea.

“Astaga… aku harus berhenti mendengarkan lagu mereka,” komen yang linnya.

“Mengklik untuk melihat apa yang terjadi… Itu PASTI bendera matahari terbit,” terang yang lain.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Senin 4 Juli 2022: Reyna Alami Trauma Mendalam, Andin Kewalahan hingga Kondisinya Drop?

"Sudah bertahun-tahun sejak mereka terakhir mendapat 'panas' karena menggunakan bendera matahari terbit. Kapan mereka akan belajar?” sahun yang lain.

“Jadi… Apakah akan baik-baik saja jika aku muncul di konser itu dengan memakai Hakenkreuz?”

“Kenapa Maroon 5 malah datang ke Korea? Jadi mereka bisa membatalkan pertunjukan di hari yang sama lagi?”

“Mereka pikir mereka akan berhenti di Korea? Sesudah ini?"

Sampai artikel ini dibuat, pihak Maroon 5 belum menanggapi kekhawatiran yang diangkat secara online oleh orang Korea.***


Editor : inilahkoran